Monday, October 10, 2016

Sosok Hobbit Dari Indonesia

Agak aneh memang aneh jika saya tulis hobbit sebagai judul dari artikel kali ini, tapi memang kenyataannya ada beberapa kemiripan hobbit dengan sebuah kisah mengenai mahluk kerdil yang ada di Indonesia. oke, berbicara mengenai hobbit, yap  salah satu judul film yaitu the hobbit dan the lord of the ring tergolong sukses disana ada sosok Bilbo Baggins manusia kerdil yang menjadi pemeran utama garapan Peter Jackson yang menjadi sutradara film tersebut. Tetapi manusia bertubuh kerdil ini seperti tokoh dalam film the hobbit tidak sepenuhnya fiktif dan tahukah kalian, jika manusia-manusia mini ternyata pernah hidup di Indonesia dan masih menjadi sebuah misteri tentang apakah benar manusia kerdil tersebut masih hidup di Indonesia, lalu apakah benar karangan cerita fiktif ini J.R.R Tolkien terinspirasi dari manusia kerdil di Indonesia, 


tidak menggambarkan tentang keberedaannya sampai sekarang

Ada beberapa dari bahasan mengenai kisah manusia-manusia kerdil di Indonesia yang dianggap sebagai hal yang mistis menurut kepercayaan masyarakat setempat dan ada juga beberapa orang yang menganggap hal tersebut bisa dijelaskan secara ilmiah dan bisa digali kebenarannya, terlepas dari itu berita tentang manusia kerdil yang masih hidup di Indonesia sampai saat ini pendapatnya masih pro dan kontra, karena dengan bukti-bukti yang yang sedikit dan tidak menggambarkan tentang keberedaannya sampai sekarang beberapa masyarakat ada yang mengasumsikan bahwa itu adalah seekor primata.. so apakah benar mahluk kerdil itu ada dan apakah mereka masih hidup untuk itu simak beberapa bahasan dari berbagai sumber.


Sosok Hobbit Dari Jambi Dan Palembang 

Legenda manusia kerdil/hobit/manusia pendek ini sudah lama diawal abad ke 20 pada 21 agustus 1915, Edward Jacobson menemukan sekumpulan jejak misterius di tepi danau Bento, di tenggara gunung Kerinci, Propinsi Jambi. Pemandunya yang bernama Mat Getoep mengatakan bahwa jejak sepanjang 5 inci tersebut adalah milik Orang Pendek. Pada Desember 1917, seorang manajer perkebunan bernama Oostingh berjumpa dengan Orang Pendek di sebuah hutan dekat Bukit Kaba. Ketika makhluk itu melihatnya, ia bangkit berdiri lalu dengan tenang berjalan beberapa meter dan kemudian naik ke pohon dan menghilang.

Bukan hanya di Kerinci, penampakan makhluk ini juga sempat dilaporkan di wilayah Palembang. Seorang Belanda yang bernama Van Herwaarden menceritakan bahwa ia melihat Orang Pendek di sebuah pohon di utara Palembang pada Oktober 1923. Pertama, Herwaarden bermaksud menembaknya, namun kemudian ia melihat makhluk itu sangat mirip dengan manusia sehingga ia memutuskan untuk membiarkannya. Menurutnya sosok ini awalnya bersembunyi dibelakang pohon lalu kemudia berlari dengan dua kaki dan masuk lebih dalam ke hutan, pendapat lain mengatakan orang pendek memiliki beberapa kemiripan seperti simpanse bedanya mahluk ini berjalan dengan dua kaki seperti manusia.



Manusia Kerdil Di Bengkulu Selatan

Nah, kalo yang ini jelas benar-benar ada. Setiap daerah pasti memiliki kepercayaan tentang makhluk-makhluk “Bunian”. Di daerah Bengkulu, orang Bunian disebut "Sebabah" yang merupakan satu bentuk yang mirip dengan manusia, hanya saja mereka bertubuh kecil dan berkaki terbalik. “Uhang Pandak” atau Orang Pendek, merupakan misteri sejarah alam terbesar di Asia. Keberadaan Orang Kerdil ini, telah memancing ahli binatang untuk mendaftarkan laporan kera misterius ini di wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat, Propinsi Jambi, lebih dari 150 tahun.

Konon pada zaman dahulu, makhluk ini bisa ditangkap. Masyarakat dahulu menangkap makhluk ini dengan menyiapkan sebuah perangkap. Ada juga kisah tentang perkawinan makhluk ini dengan penduduk lokal, lalu mempunyai keturunan. Sampai hari ini, makhluk di gunung Kerinci yang dikenal sebagai “uhang pandak”, memiliki variasi yang membingungkan dari nama dialek setempat. Sampai sekarang pun masih belum teridentifikasi oleh ilmuwan.


Kemunculan Sosok Manusia Kerdil Di Lampung

manusia liliput di hutan taman nasional way kambas
Sementara itu pada tahun 2013 lalu warga Lampung digegerkan dengan kabar dengan penampakan manusia kerdil atau manusia liliput di hutan taman nasional way kambas, menurut kabar yang beredar petugas polisi hutan yang sedang bertugas mengaku melihat manusia liliput atau manusia kerdil dalam rentang waktu yang berdekatan, selain itu bukan hanya satu orang saja yang melihat manusia liliput tersebut tetapi semua polisi hutan yang bertugas pada waktu  itu melihat mereka, beberapa dari mereka mengatakan ciri-ciri dari mahluk tersebut seperti tidak berbaju, rambut gondrong serta memegang tombak kayu, 

Namun sayangnya keberadaan mereka saat itu yang terdeteksi di dalam hutan way kambas tidak berhasil diabadikan atau direkam, namun pihak taman nasional way kambas hingga kini belum berani mengambil kesimpulan terkait pertemuan polisi hutan dengan mahluk itu beberapa waktu lalu.



Liliput Suku Oni Di Sulawesi Selatan

Di kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan juga muncul legenda orang pendek atau liliput ini. Ciri-ciri mereka, memiliki tinggi badan rata-rata 70 cm, kulit mirip manusia, wajah keriput seperti orang tua, berbusana primitif dari kulit tenunan kayu.

Berbeda dengan Homo florensiensis, Suku Oni justru masih eksis di zaman modern. Mereka bukan tergolong manusia purba. Fisiknya menyerupai manusia normal, hanya saja berukuran tubuh seperti anak kecil. Hanya sepinggang manusia normal, bahkan lebih kecil.
Suku primitif ini tinggal bersembunyi di gua-gua di pegunungan Bone, Sulawesi Selatan. Konon, hidup mereka hanya bergantung pada buah-buahan yang ada di hutan sekitar pemukiman mereka. Lokasinya terpencil, seperti di Dusun Dekko Mappesangka Ponre, kurang lebih lima kilometer dari pemukiman warga.

Terlepas dari benar tidaknya mereka adalah bagian dari makhluk halus, binatang, atau pun ras manusia yang berbeda. Dunia tentunya masih menyimpan misteri tentang mereka yang harus terus dilakukan penelitian keberadaannya. 

Tuesday, October 4, 2016

Betapa Uniknya Hantu Di Indonesia "Pocong"

Betapa Uniknya Hantu Di Indonesia - Betapa unik ndasmu :v Mmmm... Sempat bingung mau masukin kedalam kategori yang mana antara berita unik, humor, atau misteri/horor tapi ah sudah lah berhubung pocong adalah sosok yang sering membintangi film-film horor di Indonesia maka saya putuskan Misteri, dari judul diatas mungkin kalian sudah bisa menebak bahasan kali ini akan seperti apa, yapp Pocong keliling fenomena yang memang cukup langka terjadi di Indonesia apalagi dengan adanya media sosial menjadikan sosok pocong begitu terkenal hingga dijadikannya kedalam sebuah film horor yang berjudul Pocong dan seri lanjutannya yaitu Pocong 2 dan Pocong 3. 

Meskipun di film-film pocong sering digambarkan bergerak melompat-lompat, hal ini bisa kita dimaklumi, sebab di film-film pemeran pocong tidak bisa menggerakkan kakinya sehingga berjalannya harus melompat-lompat. Keadaan ini pula yang menimbulkan suatu pernyataan yang biasa dipakai untuk membedakan pocong asli dan pocong palsu di masyarakat. Pernah saya mendengar dari orang tua jika ada orang yang meminta tumpangan dijalan pada malam hari pertama lihat dulu kakinya ngangkang atau menginjak tanah. Okey saya tulis aja disini sedikit gambaran bahasan kali ini, disini saya akan membahas tentang betapa uniknya dan mungkin kocak hantu di Indonesia yaitu Pocong, karena bahasan mengenai asal mu asal pocong dari mana itu sudah menjadi berita lama dan sudah banuak orang yang tahu. ya gak usah panjang lebar lagi simak aja bahasannya dibawah ini.



Nasib Pocong Dalam Film Horor Masa Kini 

nama pocong dijadikan kedalam judul film yang terkesan merusak pencitraan pocong
Ditengah perkembangan film horor di Indonesia justru tidak sedikit nama pocong dijadikan kedalam judul film yang terkesan merusak pencitraan pocong, hahaha karena  jika bisa, mungkin pocong tersebut akan menuntut H.A.P Hak Asasi Pocong agar nama mereka tak digunakan oleh manusia dengan seenaknya, ya elahh :v . 

Seperti beberapa film horor ini Bukan Pocong Biasa, Dendam Pocong Mupeng, Kepergok Pocong, Kung Fu Pocong Perawan (judul macam apa ini :v), Pocong Keliling, Ada Apa Dengan Pocong? (bayangin aja kalau alur ceritanya seperti AADC) Penganten Pocong, Sumpah (ini) Pocong, The Real Pocong (coming soon in cinema ya elah sudah coming, uyy), Pocong Kesetanan, Pocong Mandi Goyang Pigul (bodo amat sama pocongnya yang penting goyangannya itu, loh :v TERLALU), dan yang terakhir Pocong Ngesot (udah kagak bisa lari disuruh ngesot, sib.. nasib).

Mungkin niat produser film itu ingin menarik para penonton galau dengan judul yang catchy. Namun terkadang judul tersebut dibuat terlalu lebay/berlebihan dan lari dari konteks sebenarnya. Sehingga banyak penonton heran hanya dari mendengar judulnya saja, tapi kembali kepada pribadi merekanya masing toh duit, duit mereka buat film dengan judul apa aja terserah mereka. 



Sosoknya Pocong Seperti Apa?

Sebenarnya apa sih itu? Kenapa Sebegitu terkenalnya? nah, Pocong merupakan hantu atau setan (bagi percaya) yang digambarkan merupakan orang mati yang dibalut kain kafan berwarna putih (jelasnya seperti lontong) yang memiliki ciri khas dalam berjalan, you knowlah. Dipercayai bahwa adanya pocong dikarenakan ketidaksempurnaan dalam melakukan penguburan orang mati. Terutama karena tali pocong yang lupa dilepas (ooopss maaf lupa). 

Setan pocong ini mempunyai wajah yang buruk rupa dan katanya tidak memiliki mata namun sebagian lagi menggambarkan pocong memiliki mata yang berwarna hijau (mungkin pocong rabies). Menurut mitos yang berkembang di masyarakat Indonesia pocong bisa dimusnahkan dengan cara melepaskan tali pocong yang lupa dilepas tadi.
(untuk foto realnya silahkan cari sendiri)


Pernah Ada Penampakannya, Loh

Beberapa waktu yang lalu,masyarakat kita digegerkan oleh penampakan pocong keliling. Tidak diketahui dengan pasti bagaimana cerita ini bisa tersebar luas di masyarakat apalagi ketika adanya video pocong keliling,masyarakat semakin yakin bahwa setan tersebut ada dan sedang berkeliaran. Jujur saja sebenarnya kejadian seperti ini juga terjadi di tempat tinggal saya tepatnya kampung sebelah, tapi toh buktinya saya tidak melihat atau bahkan mendengar ketukan pintu di malam hari, itu semua tergantung pada pribadi masing-masing 'semakin kita tersugesti dengan keberadaan sesuatu maka kita akan semakin percaya meskipun kita sendiri belum mengetahuinya secara pasti'  #SotoyMode. Intinya jika kalian tidak percaya langsung olah TKP (itu juga kalau masih ada pocongnya) .

Seperti yang dilansir Merdeka tentang penampakan hantu pocong keliling di daerah Balikpapan, Kawasan tempat pelelangan ikan (TPI) kelurahan Manggar Baru, kecamatan Balikpapan Timur, Kalimantan Timur, tengah digegerkan isu pocong keliling sepekan terakhir. Banyak warga melihat hantu itu gentayangan di wilayahnya. Mereka menduga hantu itu merupakan jenazah seorang warga belum lama ini dimakamkan, namun tali ikat pocongnya belum dilepas. Kabar ini merebak berawal dari postingan di Facebook. Isu pocong keliling santer di lingkungan warga RT 39, RT 02 dan RT 32. Kabar itu pun juga sampai di perbatasan Manggar Baru, di Manggar Lama.

Guna meredam isu itu, warga bersama aparat Babinkamtibmas Polri dan TNI, berinisiatif mendatangi keluarga dari seorang warga meninggal belum lama ini. Dalam pertemuan itu, pihak keluarga mengakui bahwa jenazah belum dilepas tali ikat pocongnya. adi, sebagian warga percaya ada pocong gentayangan karena ada yang pernah melihatnya, sebagian lagi tidak percaya,

Merdeka.com

Warga Manggar Baru lainnya, menilai ada beberapa pandangan berbeda di tengah masyarakat, tentang perlakuan pocong sebelum dan saat dimakamkan. Perbedaan cara pandang itu soal perlu tidaknya tali pocong dibuka. Kalau tidak (dibuka), bisa jadi pocong gentayangan ke sana kemari. Tinggal masing-masing pemahaman masyarakat sendiri.



Kesimpulan?

Kepercayaan akan adanya hantu pocong hanya berkembang di Indonesia, terutama di Jawa dan Sumatera. Walaupun penggambarannya mengikuti tradisi muslim, umat beragama lain pun ternyata dapat mengakui eksistensi hantu ini.


*Maaf jika bahasa yang saya gunakan tidak sesuai E.Y.D

Sunday, October 2, 2016

Misteri Dibalik Jembatan Comal

Misteri Jembatan Comal - Misteri lagii.... Jembatan Comal, jembatan yang terletak di jalur Pantura Kabupaten Pemalang Jawa Tengah ini keberadaadnnya sangat vital bagi transportasi darat mengingat jembatan ini adalah jembatan satu-satunya yang menghubungkan pekalongan dan pemalang, mungkin bagi sebagian orang diluar jawa jembatan  Comal terdengar asik dipendengaran namun jembatan yang menghubungkan pemalang dan pekalongan ini santer dibicarakan oleh masyarakat terlebih setelah jembatan itu ambruk untuk ke tiga kalinya pada 18 Juli 2014, bagaimana tidak ambruknya jembatan coml bertepatan pada mommen mudik lebaran pada tahun 2015 yang menyebabkab mobilisasi antar provinsi tersendat
.
Jika menengok kebelakang ternyata tak hanya jembatan comal rubuh tercatat jembatan ini sudah lebih dari 3 kali jembatan ini ambruk pada tahun 1923 jembatan comal mengalami ambruk untuk pertama kalinya kemudian tahun 1959 jembatan dibangun kembali dan rampung pada tahun 1961. Jembatan kembali ambruk pada tahun 1989 dan yang terakhir pada tahun 2014, peristiwa ambruknya jembatan comal memang bukan suatu peristiwa yang wajar untuk sebuah kontruksi yang kokoh oleh sebab itu banyak spekulasi dan opini masyarakat yang menggiring peristiwa itu kedalam hal yang berbau mistis.


Kecelakaan Tunggal

Menurut beberapa penuturan masyarakat setempat berbagai kecelakaan tunggal cukup sering terjadi disamping jembatan comal, masyarakat meyakini bahwa tak sedikit kecelakaan yang terjadi merupakan ulah penghuni ghaib jembatan comal, sebab berbagai peristiwa kecelakaan tersebut sering bersamaan dengan peristiwa mistis. Konon peristiwa yang menjadi pertanda jika ada akan ada kecelakaan maut disekitar jembatan comal adalah terdengar suara anak kecil menangis dibawah jembatan oleh sebab itulah sebagian msyarakat meyakini jika terdengar tangisan atau jeritan anak kecil yang bersumber dari bawah jembatan maka maka tak lama kemudia akan terjadi kecelakaan .




Mitos Siluman Buaya Putih 

Pasca amblesnya oprit Jembatan Comal di jalur pantura Pemalang (Jateng) meninggalkan cerita di sejumlah warga. Beberapa dari mereka bahkan mempercayai adanya penunggu Jembatan Comal berupa buaya putih yang biasanya menampakan diri bila terjadi sesuatu.



Entah hal tersebut benar atau tidak akan tetapi memang ada beberapa orang yang secara kebetulan melihat penampakan Buaya Putih di bawah jembatan, meski tidak menganggu namun penampakan yang jarang terjadi tersebut sempat menakutkan dan mengagetkan petugas maupun pekerja yang berada di lokasi.

mereka pernah melihat sosok siluman buaya putih yang sangat besar
sumber gambar: rajawow.com

Mereka meyakini keberadaan sosok siluman buaya putih yang sangat besar tengah berenang di sungai comal tidak cukup sampai disitu rupanya buaya itu memiliki pasukan yang berwujud siluman ular berkepala manusia, kerbau, sapi dan lain sebagainya berbaris dibelakangnya.



Kerajaan Gaib

Selain beberapa sosok misterius penduduk setempat juga mempercayai bahwa disepanjang sungai comal hingga jalan dan jembatan terdapat tiga kerajaan gaib yang masing-masing memilki wilayah kekuasannya sendiri, konon kerajaan gaib yang terdapat diwilayah tersebut memiliki ciri yang identik.

Konon kerajaan gaib yang terdapat di wilayah tersebut masing-masing memiliki ciri yang identik. Satu kerajaan berada di bantaran sungai dengan pintu utama di sekitar rumpun bambu samping jembatan dengan penghuni siluman ular dan buaya. Satu kerajaan lagi berada di atas jembatan dengan penghuni sekumpulan wanita berpakaian serba putih, dan kerajaan yang lain berada di sekitar makam tua dan memiliki pasukan berupa puluhan sosok laki-laki dengan pakaian serba hitam.
Baca Juga: 7 Tempat Wisata Bernuansa Horor Di Indonesia

Penampakan Siluman Ular

Pada masa renovasi jembatan yang ambruk pada pertengahan tahun 2014 lalu konon ada beberapa pekerja yang mengalami kejadian mistis di tempat mereka bekerja, menurut beberapa saksi mata mereka mengaku pernah melihat sosok siluman ular berwarna putih berkepala manusia dan sangat besar dan panjang melebihi sungai comal itu sendiri, ada yang tercengang?, percaya? 

Tuesday, September 6, 2016

Misteri Kampung Setan Di Indonesia

Misteri Kampung Yang Diberi julukan kampung Setan Di Indonesia - Mendengar kata setan mungkin diantara kalian ada yang langsung membayangkan bentuk atau rupa sama persis seperti yang ada di film-film dengan penampilannya yang menyeramkan, namun pernahkah diantara kalian mendengar atau berpikir tentang keberadaan kampuung setan ternyata kampung tersebut ada di Indonesia. 

Indonenesia memang terkenal dengan hal-hal mistis yang ada didalamnya percaya atau tidak kampung ini benar-benar ada loh, meski sampai saat ini belum ada yang bisa memastikan 'asal mula' kampung setan namun sejak jaman dulu perkampungan ini sudah banyak menyimpan kisah misteri. 

Lalu dimanakah tempat-tempat yang dijuluki kampung setan. Berikut deretan tempat yang dijuluki kampung setan :
meski sampai saat ini belum ada yang bisa memastikan 'asal mula' kampung setan
(ilustrasi gambar)

Kampung Siluman "Kota Banjar"

Nama kampung siluman bukanlah hal yang asing bagi warga kelurahan purwaraja kota banjar, menurut warga setempat asal mula nama kampung siluman tersebut berdasarkan orang tua zaman dulu, konon pada zaman belanda para penjajah melihat perkampungan itu sangat ramai namun saat didatangi kampung yang dimaksud adalah hutan belantara di perbukitan.

Selain asal mu asal nama kampung siluman warga sekitar juga mengalami kejadian aneh yaitu melihat perkampungan ramai disekitar pulau majeti dimana bangunan yang megah, jalanan yang bagus dan terdapat lampu neon yang panjngnya 2 meter lebih, pendapat yang berbeda dituturkan oleh kuncen kampung majeti bahwa semua kisah asal mu asal kampung siluman tidak ada yang tahu persis, namun menurut kepercayaannya bahwa dahulu pernah ada ngilematau tenggelam ke alam ghaib maka dari itu kampung itu diberi nama kampung seleman atau kampung siluman.

Kampung Ghaib "Ketapang"

Bagi masyarakat ketapang nama kampung ghaib bukanlah nama yang aneh, kampung ini terdapat di Ketapang - Kalimantan Barat masyarakat sekitar biasa menyebut wilayah itu dengan sebutan  padang 12 konon bagi mereka yang melihat wilayah itu tampak bersih dan maju dibandingkan dengan wilayah  dibelahan bumi manapun, rumah dan mobil mewah menjadi pemandangan biasa di daerah itu tidak semua mata manusia bisa melihat pemandangan itu bagi orang awam wilayah itu hanyalah lahan kosong seluas 12km persegi yang dipenuhi ilalang, pohon pinus dan padang rumput masyarakat ketang menyebut penduduk padang 12 dengan manusia kebenaran.

Selain kisah-kisah misterius yang sudah tersebar, ada lagi kejadian menarik yang tersebar dari mulut ke mulut mengenai artis Rhoma Irama yang konon pernah diundang menyayi di padang 12, Rhoma Irama mengaku bahwa ia pernah diundang 2 kali diketapang namun seluruh warga ketapang mengaku bahwa Rhoma Irama baru pertama kali manggung di Ketapang . Rhoma Irama juga heran karena kampung yang pertama kali yang ia singgahi terlihat sangat megah namun ketika ia mengunjungi ketapang pada saat kedua kalinya keadaan sangatlah berbeda... (hmmm... mungkin jinnya udah bosan) r
Baca Juga: Kota Misterius Di Indonesia


Kampung Setan "Gunung Salak"

Semua orang setuju (apakah anda termasuk?) bahwa Gunung Salak adalah satu Gunung di Indonesia yang menyimpan kisah misteri salah satu kisah misteri yaitu adanya kampung setan, sampai saat ini masayarakat sekitar percaya bahwa di puncak Gunung Salak terdapat kampung setan kisah ini bermula dengan ditemukannya sebuah makam di puncak Gunung Salak.

Beberapa pendaki percaya bahwa makam itu terdapat jasad bernama 'Mbah Salak', namun kepercayaan lain menyebut bahwa di makam tersebut tidak ditemukan tanda-tanda terdapat jasad yang ada hanyalah sebuah peringatan yang ditulis dalam bahasa Jawa Moko peringatan tersebut ditujukan kepada pengunjung atau pendaki untuk berperilaku sopan dan untuk pendaki perempuan dilarang mendekati makam.

Kisah misterius yang memperkuat adanya kampung setan juga datang dari seorang remaja setelah kembali dar puncak gunung tersebut remaja itu bercerita bahwa katanya dia membeli pisang goreng di puncak gunung salak, namun menurut penuturan warga sekitar Gunung Salak tak ada penjual yang berjualan di puncak Gunung Salak beberapa orang yang pernah ke puncak gunung juga menceritakan bahwa suasana di puncak gunung terasa sangat ramai padahal kondisi yang sebenarnya sangatlah sepi... *hi...



Kampung Setan "Sinjai"

Meski terdengar sangat menyeramkan nama kampung setan namun bagi masyarakat kelurahan Alehanwae menjadi hal yang sudah biasa didengar, kampung setan adalah tempat di kelurahan Alehanewae kecamatan Sinjai Utara kabupaten Sinjai sampai saat ini tidak satu orangpun yang mengetahui sejak kapan penamaan kampung setan itu bermula, namun menurut keterangan beberapa masyarakat sekitar kampung itu menyimpan beberapa misteri.
Kisah misteri pertama dialami Asbar yang pernah tinggal dengan neneknya dikampung setan tersebut 35 tahun yang lalu, kisah itu bermula ketika dia diajak oleh kakak sepupunya mencari mangga dimalam hari lalu tiba-tiba dia mendengar mangga jatuh ditengah semak belukar, ketika hendak meraih mangga tersebut ia melihat kepala kerdil yang tidak memiliki jasad.

Selain itu ada cerita yang dititurkan dari Kuang katang seorang paranormal dari kampung tersebut yang mnceritakan bahwa dulu ada warga setempat yang melihat segerombolan wanita cantik berpakaian serba kuning menuruni bukit menuju sebuah sumur tua yang ada ditepi hutan kampung setelah ia tiba di sumur tersebut seketika perempuan-perempuan cantik itu lenyap entah kemana.  Sejak saat itu warga sekitar menyebutnya sumur setan yang ada di kampung setan.



Kampung Jin "Wentira Palu"

Wentira palu merupakan kampung yang penuh misteri banyak warga yang mempercayainya sebagai kampung Jin dan ada juga yang percaya sebgai kota ghaib sebagai warisan peniggalan atlantis yang telah lama hilang ditelan bumi, salah satu tanda jika kalian berkunjung ke lokasi wentira palu adalah terdapat tugu berwarna kuning yang bertulis ngata uventira yang dalam bahasa kaili adalah kampung tak kasat mata.

Ada sebuah kisah legenda mengenai wetira palu yang dikenal misterius menurut seorang ahli sepiritual wentira terletak dikebun kopi yang secara kasat mata adalah hutan lebat, namun menurut pandangannya wentira adalah sebuah kampung yang jauh berkembang dan moderen dengan kampung-kampung manapun, seseorang yang juga pernah masuk ke wentira palu mengatakan bahwa kampung tersebut didomnasi oleh warna kuning keemasan kehidupan mereka sudah sangat moderen dan beradab.

Baca Juga: 7 Tempat Bernuansa Horor Di Indonesia
Kisah misterius di wentira palu lainnya juga dialami oleh rombongan mahasiswa yang tengah melakukan penelitian, kelima anggota kelompok mengaku tanpa sengaja tersesat di daerah perkebunan kopi selama 3 hari 2 malam dan mengalami kejadian mistis seputar penghuni ghaib di kampung wentira, dibalik bikit mahasiswa melihat pemukiman padat penduduk dengan bangunan megah didalamnya bangunan itu kokoh seolah menggambarkan kesejahteraan kampung tersebut namun betapa kagetnya ketika mereka bangun dipagi hari setelah berhari-hari tersesat mereka melihat suasana kampung yang mereka singgahi tak lahi terlihat dan berubah menjadi hutan belantara.

Monday, September 5, 2016

Hewan Misterius Di Pulau Nusakambangan

Kisah Hewan Mengerikan Di Pulau Nusakambangan Di CilacapBeberapa dari kalian mungkin ketika mendengar pulau Nusakambangan terlintas bahwa pulau tersebut hanya pulau yang digunakan sebagai penjara dan tempat eksekusi pagi para narapidana, Tapi tahukah kalian..? Keangkeran Nusakambangan, di tempat tersebut juga dijadikan tempat eksekusi hukum tembak mati bagi para terpidana mati sekaligus makam bagi terpidana mati yang dieksekusi jika jasadnya tidak diambil oleh keluarganya.

Kisah angker Pulau Nusakambangan selalu mewarnai lokasi ekesekusi para terpidana mati. Pulau di wilayah Cilacap, Jawa Tengah, Tengah, ini dikenal sebagai tempat eksekusi mati, sekaligus lokasi Lembaga Pemasyarakatan (LP) dengan tingkat keamanan tinggi di Indonesia. Tak hanya sebagai tempat “pengasingan” para terpidana kelas kakap, Nusakambangan yang terkenal angker ini juga menyimpan segudang misteri. 

Berikut ini beberapa kisah angker yang ada di Nusakambangan seperti dikutip dari Merdeka.com:
sosok binatang angker pencari bangkai
(ilustrasi gambar)


Penunggu Mustika Biru

Ada kisah angker di Nusakambangan. Bangunan lembaga pemasyarakatan di sana dipercaya ditunggu sosok dari alam gaib Seorang paranormal nyaris meninggal saat mengangkat batu Mustika Biru di Gua Ratu, Nusakambangan.

Ceritanya begini. Seorang paranormal kenamaan dari Jakarta dua tahun lalu datang ke sana. Dia lalu bersemedi seharian di dalam gua untuk mengambil mustika. Saat Mustika itu keluar, sang paranormal tidak sadarkan diri dan nyaris meninggal. Beruntung saat itu seorang petugas lembaga pemasyarakatan menemukan dia. Paranormal itu diberikan segelas air dan langsung sadar.
Beberapa orang disana ada yang mengatakan Dia hampir mati, untung saja ada petugas lembaga pemasyarakatan menemukannya.

Cerita yang berkembang di masyarakat pesisir pantai Cilacap mengatakan paranormal itu ingin mengembalikan penunggu Gunung Gede ada di Sukabumi, Jawa Barat. Berdasarkan hasil tirakat di Gunung Gede, dia dibisiki untuk menjemput sang penghuni di Nusa Kambangan. Karena jika tidak, bakal ada bencana di Gunung Gede.
Selain Mustika Biru, Slamet mengungkapkan ada macan kumbang berkeliaran di dalam hutan. “Ciri-cirinya bau anyir,” 

Menurut warga setempat, macan tersebut memangsa hewan ternak warga di Nusakambangan. Turunnya macan itu dipercayai lantaran di daerah Cilacap belum turun hujan. “Karena di atas nggak ada air,” ujarnya.

Namun macan ini belum pernah mengganggu warga. Binatang ini bakal lari jika bertemu warga. “Mungkin karena di sini tidak seperti di Kalimantan. Kalau di sana kan diburu,” tutur Slamet.
Mengeriikann.... bukan *hiiiiihhiii*



Kawuk Pemakan mayat

Hewan mengerikan selanjutnya yaitu "Kawuk" Bentuknya fisiknya seperti biawak, berkaki empat, pemakan daging. Penciumannya tajam persis seperti komodo. Bedanya dengan dua hewan melata tersebut, kawuk berdiri, liar menyerang manusia. Solok secara wilayah masuk Nusa Kambangan, Jawa Tengah. Jika menyusuri melalui kapal nelayan bisa menghabiskan sekitar empat jam dari pesisir Cilacap. Tempatnya terisolasi dari kawasan pulau Alcatraz Indonesia itu. Akses tertutup dan medan sulit sebab jalan masih terbatas.

Warga setempat yang berprofesi sebagai nelayan ikan sekaligus pengantar wisatawan lokal atau mancanegara, membuktikan dengan mata kepalanya sendiri. Gerombolan kawuk mengejar mayat temannya yang tewas di dekat perkampungan Solok Timur.
Penerangan di Solok belum memadai. Jika malam tiba, genset mulai dioperasikan memasok listrik di desa paling selatan itu. Penasarannya dengan sosok binatang angker pencari bangkai itu, dia harus melindungi teman sesama nelayan.

Warga disana menceritakan kisahnya ketika sedang membawa jenazah, jenazah tersebut harus dibawa ke kapal. Alasannya karena kawuk datang sekitar sepuluh ekor, mereka semua buru-buru membawa pergi jenazah tersebut. Penduduk Solok sudah terbiasa sejak matahari terbenam memilih berdiam diri rumah. Jika waktu malam sudah jarang keluar rumah. Bila keluar minimal harus bawa golok.

Pulau seluas 21 ribu hektare itu memang cukup nyaman menjadi habitat binatang liar: macan kumbang, macan tutul, dan binatang melata. Di pulau penjara kelas kakap itu. Selain cerita mistis, hewan-hewan jadi-jadian pun terekam oleh mata penduduk asli.

Terlepas dari hal-hal mengerikan tersebut ada alasan tersendiri yang bisa dijelaskan secara nalar, mengapa pulau Nusakambangan dipercaya menyimpan hal-hal mistis. Ada  yang percaya dan ada juga yang tidak mempercayainya.

Thursday, August 25, 2016

Misteri Danau Tiga Warna Kalimutu

Misteri Dibalik Danau Tiga Warna Di Kalimutu - Yang namanya mitos atau misteri itu sudah pasti sebagian orang percaya, dan bukan berarti yang lainnya juga harus percaya, namanya misteri itu biarlah menjadi misteri hehehe. Tapi terlepas dari mitosnya, pemandangan di Gunung Kelimutu itu sangat indh.
Siapa yang tidak kenal dengan Danau Kelimutu dengan air 3 warna yang sangat indah dan mengagumkan diujung Timur Indonesia ini. Setiap harinya banyak wisatawan lokal maupun mancanegara datang melihat keindahan danau kelimutu ini. 

Indonesia merupakan sebuah negara dengan banyak pusat wisata, dan Danau Kelimutu yang terletak di pulau Flores, merupakan tempat yang menjadi tujuan wisata orang-orang baik di dalam maupun di luar negeri. Yang membuat danau yang ada di gunung dengan nama sama di Desa Pemu, Kelimutu ini adalah karena ketiga danau yang ada dalam satu kawah ini memiliki tiga warna yang berbeda-beda. Sangat sedikit literatur ilmiah mengenai sejarah terbentuknya danau Kelimutu – danau 3 warna ini, menyebabkan segala sesuatu yang berbau ilmiah kalah dengan unsur mistis dan hikayat tradisional yang berkembang di masyarakat.


Ketiga danau berwarna tersebut, masing-masing oleh masyarakat setempat diberi nama sesuai dengan sejarah terbentuknya tadi, yaitu Tiwu Ata Polo (dipercayai sebagai danau tempat berkumpulnya arwah-arwah para tukan tenung atau orang jahat yg meninggal)

Danau Kelimutu adalah danau kawah yang terletak di puncak Gunung Kelimutu (gunung berapi) yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende

Tahukah anda bahwa dibalik keindahan Danau Kelimutu NTT ternyata menyimpan banyak kisah misteri yang tidak banyak orang ketahui.

Kisah ini dimulai tepatnya di puncak gunung Kelimutu yg disebut Bhua Ria (hutan lebat yg selalu berawan), bermukim Konde Ratu bersama rakyatnya. Penduduk di sana yang percaya akan misteri tersebut meyakini dua danau itu merupakan tempat tinggal arwah nenek moyang. Untuk danau yang berwarna cerah terisi oleh arwah-arwah orang yang baik hati, sementara satunya lagi diisi oleh arwah-arwah para penjahat.

Ketiga danau berwarna tersebut, masing-masing oleh masyarakat setempat diberi nama sesuai dengan sejarah terbentuknya tadi, yaitu Tiwu Ata Polo (dipercayai sebagai danau tempat berkumpulnya arwah-arwah para tukan tenung atau orang jahat yg meninggal), Tiwu Nuwa Muri Ko’ofai (dipercayai sebagai danau tempat berkumpulnya arwah muda mudi yg meninggal), dan Tiwu Ata Mbupu (dipercayai sebagai danau tempat berkumpulnya arwah-arwah para tetua yg sudah meninggal).

Wednesday, August 10, 2016

Keangkeran Laut Majene

Misteri Menyeramkan Laut Majene - Indonesia adalah salah satu negara kepulauan terbesar di Dunia dan memiliki luas perairan laut yang begtu luas, tidak hanya hanya perairan lautnya saja yang luas garis pantainya pun begitu luas dengan keindahan dan pesonanya masing-masing, dibalik keindahan itu semua ada salah satu perairan di Indonesia yaitu Laut Majene yang konon katanya dianggap angker oleh masyarakat sekitar, terlepas dari itu ada alasan yang masuk akal kenapa perairan tersebut sering disebut-sebut angker.

Laut Majene kembali memakan korban. Setelah awal tahun 2007 (1 Januari 2007) lalu Adam Air menjadi bangkai di perairan ini, pada 11 Januari 2009 kemarin giliran Kapal Motor Teratai Prima menjadi korbannya. Hingga Selasa (13/1) kemarin, jumlah korban selamat sebanyak 35 orang, sementara sekitar 250-an korban lainnya masih dalam pencarian. Anehnya, dua peristiwa itu terjadi, sama-sama, di awal tahun. Apakah itu sebuah Kebetulan?

Kalangan pelaut Bugis-Makassar menyebut lokasi kejadian itu sebagai perairan Tanjung Baturoro. Sementara itu, pelaut Mandar menyebutnya sebagai Tanjung Rangas atau Sumarorong. Sejak dulu perairan tersebut menjadi momok bagi pelaut Bugis-Makassar dan Mandar. Kalangan pelayaran lain yang biasa melabuhkan kapal di Pelabuhan Mara’ bombang-Suppa, Kabupaten Pinrang, dan Cappaujung, Kota Parepare (Sulawesi Selatan), sudah hafal tentang ritual apa yang harus dilakukan ketika melintas di sana, khususnya jika dalam perjalanan menuju Kalimantan.
Majene memang daerah yang perlu diwaspadai., di perairan itu terdapat pertemuan arus dan tanjung serta pusaran angin. Arus dari arah Laut Flores dan Laut Sulawesi bertemu di sana. Tanjung tersebut memanjang mulai dari selatan ke utara, dari pesisir Kota Makassar hingga Mamuju (Sulawesi Barat)
sumber : bsukses.com
Guna menjinakkan gelombang dan pusaran air yang sulit diduga, mereka biasanya melarung baki berisi hidangan ketan dan telur. Ini sebagai persembahan atau semacam izin lewat kepada penguasa laut. Cerita rakyat yang berkembang di daerah ini menyebutkan kalau mereka yang tidak melakukan ritual tersebut, siap-siap saja menghadapi nasib sial. Entah hanya sekadar mitos atau memang beanr-benar nyata, buktinya sudah banyak korban melayang di kawasan ini.

Laut Majene kembali memakan korban. Setelah awal tahun 2007 (1 Januari 2007) lalu Adam Air menjadi bangkai di perairan ini

Majene memang daerah yang perlu diwaspadai., di perairan itu terdapat pertemuan arus dan tanjung serta pusaran angin. Arus dari arah Laut Flores dan Laut Sulawesi bertemu di sana. Tanjung tersebut memanjang mulai dari selatan ke utara, dari pesisir Kota Makassar hingga Mamuju (Sulawesi Barat).”Pusaran air juga ada di daerah itu karena arus dari utara, seperti Laut Sulawesi, dan dari arah selatan, seperti Laut Flores, masuk ke Selat Makassar dan bertemu di perairan Majene dan Mamuju,” papar Ahmad. Menurutnya, di situ juga sering terjadi perubahan cuaca secara mendadak, pusat tekanan di laut berubah rendah secara mendadak. Ini bisa mengubah tekanan angin secara tiba-tiba dan akibatnya mengubah gelombang. Belum lagi kalau perubahan gelombang menyebabkan ombak memukul dari samping kapal.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sri Woro B. Hardjono mengatakan, sebelum terjadi peristiwa tenggelamnya KM Teratai Prima itu, pihaknya sudah mengeluarkan warning tentang tinggi gelombang laut di Perairan Majene lebih dari 2,5 meter untuk periode 10 Januari sampai 11 Januari 2009. Informasi sudah disampaikan pada administrator pelabuhan, bagian kenavigasian Ditjen Hubla, termasuk pihak operator pelayaran. Informasi itu berlaku untuk satu pekan, namun diperbarui per hari.

Tuesday, August 9, 2016

Kenapa??? Orang Sunda Dilarang Menikahi Orang Jawa

Larangan Orang Sunda Menikah Dengan Orang Jawa - Mungkin diantara kalian pernah mendengar bahwa orang Sunda dilarang menikah dengan orang Jawa atau sebaliknya? Yaaa, kalau saya pribadi... sih hal tersebut mungkin sudah berangsur-angsur luntur dimakana zaman, karena sekarang tidak sedikit baik orang sunda ataupun jawa sudah banyak yang saling mengikat janji untuk hidup bersama (#LebayDetected)... mungkin diantara kalian ada yang memiliki sanak keluarga ataupun pacar orang jawa,,, bisalah teman-teman sedikit bercerita tentang pertemuan cinta kalian? #Kepoerssss, apaan kepoersss? hahaha.

Akan tetapi meski bagaimanapun misteri, mengapa orang sunda tidak boleh menikah dengan orang jawa tersebut masih ada sampai saat ini. lalu apa alasan kenapa orang sunda tidak boleh menikah dengan orang jawa?, yuk disimak alasannya... Mitos tersebut hingga kini masih dipegang teguh beberapa gelintir orang. Tidak bahagia, melarat, tidak langgeng dan hal yang tidak baik bakal menimpa orang yang melanggar mitos tersebut.

Tidak ada literatur yang menuliskan tentang asal muasal mitos larang perkawinan itu. Namun mitos itu diduga akibat dari tragedi perang Bubat. Peristiwa Perang Bubat diawali dari niat Prabu Hayam Wuruk yang ingin memperistri putri Dyah Pitaloka Citraresmi dari Negeri Sunda. Konon ketertarikan Hayam Wuruk terhadap putri tersebut karena beredarnya lukisan sang putri di Majapahit, yang dilukis secara diam-diam oleh seorang seniman pada masa itu, bernama Sungging Prabangkara.

Hayam Wuruk memang berniat memperistri Dyah Pitaloka dengan didorong alasan politik, yaitu untuk mengikat persekutuan dengan Negeri Sunda. Atas restu dari keluarga kerajaan Majapahit, Hayam Wuruk mengirimkan surat kehormatan kepada Maharaja Linggabuana untuk melamar Dyah Pitaloka. Upacara pernikahan rencananya akan dilangsungkan di Majapahit.

Maharaja Linggabuana lalu berangkat bersama rombongan Sunda ke Majapahit dan diterima serta ditempatkan di Pesanggrahan Bubat. Raja Sunda datang ke Bubat beserta permaisuri dan putri Dyah Pitaloka dengan diiringi sedikit prajurit. Menurut Kidung Sundayana, timbul niat Mahapatih Gajah Mada untuk menguasai Kerajaan Sunda. Gajah Mada ingin memenuhi Sumpah Palapa yang dibuatnya pada masa sebelum Hayam Wuruk naik tahta, sebab dari berbagai kerajaan di Nusantara yang sudah ditaklukkan Majapahit, hanya kerajaan Sunda lah yang belum dikuasai.

Dengan maksud tersebut, Gajah Mada membuat alasan oleh untuk menganggap bahwa kedatangan rombongan Sunda di Pesanggrahan Bubat adalah bentuk penyerahan diri Kerajaan Sunda kepada Majapahit. Gajah Mada mendesak Hayam Wuruk untuk menerima Dyah Pitaloka bukan sebagai pengantin, tetapi sebagai tanda takluk Negeri Sunda dan pengakuan superioritas Majapahit atas Sunda di Nusantara. Hayam Wuruk sendiri disebutkan bimbang atas permasalahan tersebut, mengingat Gajah Mada adalah Mahapatih yang diandalkan Majapahit pada saat itu. 

Versi lain menyebut bahwa Raja Hayam Wuruk ternyata sejak kecil sudah dijodohkan dengan adik sepupunya Putri Sekartaji atau Hindu Dewi. Sehingga Hayam Wuruk harus menikahi Hindu Dewi sedangkan Dyah Pitaloka hanya dianggap tanda takluk. Pihak Pajajaran tidak terima bila kedatangannya ke Majapahit hanya menyerahkan Dyah Pitaloka sebagai taklukan. Kemudian terjadi insiden perselisihan antara utusan Linggabuana dengan Gajah Mada.
Mengapa orang Sunda dan Jawa dilarang menikah dan membina rumah tangga
sumber : kenscollections.com
Perselisihan ini diakhiri dengan dimaki-makinya Gajah Mada oleh utusan Negeri Sunda yang terkejut bahwa kedatangan mereka hanya untuk memberikan tanda takluk dan mengakui superioritas Majapahit, bukan karena undangan sebelumnya. Namun Gajah Mada tetap dalam posisi semula. Belum lagi Hayam Wuruk memberikan putusannya, Gajah Mada sudah mengerahkan pasukan Bhayangkara ke Pesanggrahan Bubat dan mengancam Linggabuana untuk mengakui superioritas Majapahit. Demi mempertahankan kehormatan sebagai ksatria Sunda, Linggabuana menolak tekanan itu.

Terjadilah peperangan yang tidak seimbang antara Gajah Mada dengan pasukannya yang berjumlah besar, melawan Linggabuana dengan pasukan pengawal kerajaan (Balamati) yang berjumlah kecil serta para pejabat dan menteri kerajaan yang ikut dalam kunjungan itu. Peristiwa itu berakhir dengan gugurnya Raja Linggabuana, para menteri, pejabat kerajaan beserta segenap keluarga kerajaan Sunda di Pesanggrahan Bubat.

Tradisi menyebutkan sang Putri Dyah Pitaloka dengan hati berduka melakukan bela pati atau bunuh diri untuk membela kehormatan bangsa dan negaranya. Menurut tata perilaku dan nilai-nilai kasta ksatria, tindakan bunuh diri ritual dilakukan oleh para perempuan kasta tersebut jika kaum laki-lakinya telah gugur. Perbuatan itu diharapkan dapat membela harga diri sekaligus untuk melindungi kesucian mereka, yaitu menghadapi kemungkinan dipermalukan karena pemerkosaan, penganiayaan, atau diperbudak.
Hayam Wuruk pun kemudian meratapi kematian Dyah Pitaloka. Akibat peristiwa Bubat ini, bahwa hubungan Hayam Wuruk dengan Gajah Mada menjadi renggang. Gajah Mada sendiri menghadapi tentangan, kecurigaan, dan kecaman dari pihak pejabat dan bangsawan Majapahit, karena tindakannya dianggap ceroboh dan gegabah. Mahapatih Gajah Mada dianggap terlalu berani dan lancang dengan tidak mengindahkan keinginan dan perasaan sang Mahkota, Raja Hayam Wuruk sendiri.

Tragedi perang Bubat juga merusak hubungan kenegaraan antar Majapahit dan Pajajaran atau Sunda dan terus berlangsung hingga bertahun-tahun kemudian. Hubungan Sunda-Majapahit tidak pernah pulih seperti sedia kala. Pangeran Niskalawastu Kancana, adik Putri Dyah Pitaloka yang tetap tinggal di istana Kawali dan tidak ikut ke Majapahit mengiringi keluarganya karena saat itu masih terlalu kecil dan menjadi satu-satunya keturunan Raja yang masih hidup dan kemudian akan naik takhta menjadi Prabu Niskalawastu Kancana.

Tindakan keberanian dan keperwiraan Raja Sunda dan putri Dyah Pitaloka untuk melakukan tindakan bela pati (berani mati) dihormati dan dimuliakan oleh rakyat Sunda dan dianggap sebagai teladan. Raja Lingga Buana dijuluki 'Prabu Wangi' (bahasa Sunda: raja yang harum namanya) karena kepahlawanannya membela harga diri negaranya. Keturunannya, raja-raja Sunda kemudian dijuluki Siliwangi yang berasal dari kata Silih Wangi yang berarti pengganti, pewaris atau penerus Prabu Wangi.

Beberapa reaksi tersebut mencerminkan kekecewaan dan kemarahan masyarakat Sunda kepada Majapahit, sebuah sentimen yang kemudian berkembang menjadi semacam rasa persaingan dan permusuhan antara suku Sunda dan Jawa yang dalam beberapa hal masih tersisa hingga kini. Antara lain, tidak seperti kota-kota lain di Indonesia, di kota Bandung, ibu kota Jawa Barat sekaligus pusat budaya Sunda, tidak ditemukan jalan bernama 'Gajah Mada' atau 'Majapahit'. Meskipun Gajah Mada dianggap sebagai tokoh pahlawan nasional Indonesia, kebanyakan rakyat Sunda menganggapnya tidak pantas akibat tindakannya yang dianggap tidak terpuji dalam tragedi ini.

Friday, July 22, 2016

Deretan Kota Misterius Di Indonesia

Inilah 6 Kota Misterius Di Indonesia, Apakah kota anda termasuk? - Sedikiti membahas sisi misterius dari Indonesia, Indonesia terkenal akan keindahan alam dan keragaman budayanya baik itu kesenian tradisional berupa seni tari, seni rupa dan seni musik, namun dibalik itu semua indonesia menyimpan suatu kisah misteri yang menyeramkan mengenai tempat-tempat yang mengandung unsur makhluk gaib, Berikut beberapa ulasan mengenai kota misterius di indonesia.

1. Misteri Kota Banyuwangi Dikenal Sebagai Kota Mistis

Sudah bukan menjadi rahasia umum Kota Banyuwangi yang merupakan salah satu kota di ujung timur Pulau Jawa ini, menyimpan cerita mistis tentang ilmu hitam berbau santet dan perdukunan hingga banyak meresahkan msyarakat banyuwangi akan keberadaannya sebagai penyebab kematian beberapa penduduk lokal. 
Kota Banyuwangi yang merupakan salah satu kota di ujung timur Pulau Jawa ini
gambar : wikimapia.org
Mengingat peristiwa besar di tahun 1998 silam terjadi pembantaian besar-besaran terhadap Seratus orang yang diduga sebagai pelaku dukun santet disebagian besar wilayah banyuwangi, peristiwa terseburt dikenal masyarakat banyuwangi dengan nama "Tragedi Santet Banyuwangi", meski beberapa tlah ditentukan sebagai tersangka, tapi sampai saat ini dalang utama dukun santetpun belum ditemukan secara pasti

Selain itu Kota Banyuwangi juga memiliki tempat-tempat yang dipercaya memiliki sisi kemisteriusan tersendiri apa sajakah itu, berikut daftar mengenai tempat-tempat tersebut : 
  • Goa istana
  • Rowo bayu
  • Pantai boom
  • Watu dodol
  • Pabrik saranite
  • Rumah sakit inggris
  • Keraton Macan putih
  • Alas purwo


2. Kisah Asal Usul Kota Pontianak

Ditinjau dari sejarahnya, asal usul kota Pontianak dulunya adalah sebuah hutan belantara yang tepat berada di simpang tiga sungai, yaitu sungai Landak, sungai Kapuas, dan sungai Kapuas Kecil. Hutan belantara ini kemudian dibabat dan dibuka oleh sekelompok warga yang berasal dari Kerajaan Melayu. Warga yang dipimpin oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie ini menebangi pohon di hutan tersebut dan mendirikan kampungan mulai sejak 23 Oktober 1771 Masehi.

Selama proses pembukaan hutan, para warga terus saja di usik oleh mahluk-mahluk halus berwujud kuntilanak. Terutama saat malam tiba, ketika para warga tengah beristirahat, suara-suara ngeri wanita tertawa dari tengah hutan selalu saja menghantui. Tak jarang bahkan sosok astral itu menampakan wujudnya di seberang sungai. 
Tak jarang bahkan sosok astral itu menampakan wujudnya di seberang sungai.
gambar : memobee.com
Syarif Abdurrahman Alkadrie yang menjadi pimpinan rombongan menganggap gangguan dari sosok kuntilanak telah membuat pekerjaan mereka terhambat. Para rombongannya takut dan sebagian lagi ingin berhenti meneruskan pekerjaannya untuk pulang. Ia kemudian bersiasat untuk membawa sebuah meriam besar ke tengah hutan tersebut. Meriam yang dibawa ini kemudian akan selalu dinyalakan ke arah sumber bunyi kuntilanak agar kuntilanak kaget. Siasat inipun pada akhirnya berhasil. Lambat laun, gangguan dari kuntilanak pun berangsur-angsur hilang. Para pekerja tenang dan hutan berhasil dibuka sepenuhnya.
Syarif Abdurrahman Alkadrie yang kemudian diangkat menjadi sultan bagi kerajaan baru di tengah hutan itu kemudian memberikan nama Pontianak pada daerah kekuasaannya untuk mengabadikan peristiwa gangguan sosok kuntilanak yang terjadi saat proses pembukaan hutan. Hal inilah yang menjadi asal usul nama kota Pontianak yang bertahan hingga saat ini.

3. Kota Gaib Padang 12 Di Kalimantan Barat

Padang 12 sebenarnya hanyalah sebuah daerah dengan luas sekitar 12km dengan diselimuti padang pasir yang luas, namun daerah ini ternyata menyimpan legenda mistis. Menurut legenda yang dipercaya oleh masyarakat setempat, Padang 12 yang berada di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat ini adalah sebuah kota gaib yang sangat modern. Kisahnya pun hampir sama dengan legenda Kota Saranjana dan juga Kota Wentira, dimana masyarakat yang hidup di kota tersebut merupakan makhluk yang berasal dari alam lain.
Kota ini dikenal sebagai kota gaib, karena berada di tanah kosong seluas 12km persegi yang dipenuhi ilalang serta hamparan padang rumput yang sepi dan sunyi
sumber : ahmadnurdin23.blogspot.com
Kota ini dikenal sebagai kota gaib, karena berada di tanah kosong seluas 12km persegi yang dipenuhi ilalang serta hamparan padang rumput yang sepi dan sunyi, konon dilokasi 12 inilah sosok penampakan sering terjadi dan terlihat oleh masyarakat, masyarakat yang meyakini penampakan tersebut adalah wujud manusia kebenaran, berbeda dengan manusia pada umunnya manusia kebenaran tidak memiliki garis hidung diatas bibir. Sebagian besar penduduk asli padang 12 dan masyarakat ketapang, bahwa wujud manusia kebenaran itu adalah Orang "Lingun" yang tergolong manusia suci, jujur dan taat beribadah, namun tidak sedikit yang beranggapan bahwa mereka adalah sekelompok jin muslim yang sudah menempati wilayah tersebut. 

4.  Yogyakarta Yang Tak Pernah Lepas Dari Budaya Mistis

Beralih ke Kota Yogyakarta, Yogyakarta memiliki budaya kepercayaan antar roh leluhur yang amat kental salah satu diantaranya adalah upacara tradisi tahunan malam satu suro di Keraton Yogyakarta, traidisi yang dilakukan sejak Sri Sultan Hamengkubuwono II untuk menyambut malam satu suro dengan aktifitas seluruh peserta mengadakan Kirap Popobisu yaitu upacara mengelilingi kawasan wisata kali urang tanpa bicara sedikitpun.  Prosesi yang dikenal sebagai simbol prajurit kerajaan yang siap menghadapi serangan fajar , terkesan layaknya seperti prajurit kerajaan yang berdoa didalam hati agar diberi keselamatan.
ogyakarta memiliki budaya kepercayaan antar roh leluhur yang amat kental salah satu diantaranya adalah upacara tradisi tahunan malam satu suro di Keraton Yogyakarta
gambar : jogjaland.net
Kemudian ada juga jamasan benda pusaka bersejarah atau pusaka seperti keris, alat musik serta alat transportasi yang menjadi benda yang diagungkan pihak kerajaan, oleh karenanya jamasan sendiri memiliki makna yang amat sakral tentang proseso pemberkatan ritual roh leluhur agar terus di beri keselamatan dan keselarasan masyarakat Yogyakarta

5. Saranjana, Kota Gaib Di Kalimantan Selatan

Tepat di Kalimantan Selatan sebuah Kota bernama Saranjana sudah tak asing oleh masyarakat sekitar Pulau Borneo, sebuah Kota berjuluk kota gaib saranjana menjadi menjadi kisah salah satu misteri yang belum dapat dipastikan secara pasti kebenarannya, memang tidak bisa dijelaskan secara logika tapi bukan berarti banyaknya cerita masyarakat di Pulau Borneo ini menjadi sebuah kebohongan, sekilas kota saranjana yang yang tak lebih adalah sebuah Pulau  kecil yang terlihat sangat indah. Memiliki penduduk yang hampir semuanya adalah bangsa "Jin" dan tidak ada manusia yang hidup di Pulau gaib tersebut, sampai-sampai keberadaan pulau Saranjana ini tidak ada di Peta Indonesia.
Konon Kota tersebut hanya di huni oleh bangsa jin muslim, seolah menambah kesan misteri
gambar : segiempat.com
Konon Kota tersebut hanya di huni oleh bangsa jin muslim, seolah menambah kesan misteri, masyarakat Kotabaru pun tidak banyak yang berani membeberkan mengenai kisah Kota Saranjana yang dikenal dengan Kota gaib ini. Diawali sejak tahun 1980-silam Kotabaru dipusingkan oleh kedatangan para pengusaha asal Jakarta yang hendak mengantarkan alat berat yang dipesan lunas oleh penduduk asal Kota Saranjana, setelah dicari-cari orang tersebt benar-benar tidak ada. 

6. Misteri Kota Pati Berjuluk Kota Seribu Paranormal

Cerita mistis selanjutnya adalah kisah kota paranormal yang amat terkenal di Indonesia, kabar mistis ini sempat menggeparkan warga Pati Jawa tengah dengan paranormal paling tersohor adalah Bos Eddy atau Mbah Roso. Kota pati yang terkenal sebgai kota penghasil garam terbanyak di Indonesia ini mendadak berjuluk kota seribu paranormal, hal ini diperkuat dari letak geografis lokasi Pati yang dikelilingi oleh makam beberapa tokoh spiritual yang sangat kuat diantaranya adalah makam Sunan Kalidjaga, makam Sunan Kudus serta makam Sunan Muria. Keberadaan makam-makam tersebut ikut mempengaruhi tradisi spiritual masyarakat Pati, keberadaan makam-makam tersebut, ikut memperkuat aura spiritual masyarakat Pati.

Layaknya tanaman yang tumbuh subur aktifitas paranormal di Kota Patih semakin banyak dikunjungi beragam orang yang tak hanya berasal dari Pati Jawa Tengah, pengunjung yang berasal dari kota-kota besar di luar Pulau Jawa meminta pesugihan atas usahanya, namun semua tak menjadi berhasil dan kaya.