Tuesday, August 23, 2016

Kopi Khas Indonesia Yang Mendunia

Kopi Asal Indonesia Yang Mendunia - Kopi! Yupp, minuman yang satu ini memang udah sejak lama dikenal untuk dikonsumsi. Bicara tentang kopi di Indonesia pasti yang ada di benak adalah kopi yang sudah sangat terkenal di Indonesia bahkan di dunia, yakni Kopi Luwak. Kopi yang dibuat dari kotoran luwak atau musang ini sangatlah terkenal akan kenikmatanya. Kopi Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga terbesar di dunia dari segi hasil produksi. Kopi di Indonesia memiliki sejarah panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat di Indonesia. Indonesia diberkati dengan letak geografisnya yang sangat cocok difungsikan sebagai lahan perkebunan kopi. Letak Indonesia sangat ideal bagi iklim mikro untuk pertumbuhan dan produksi kopi.

Asal-usul

Pada era Tanam Paksa atau Cultuurstelsel (1830—1870) masa penjajahan Belanda di Indonesia, pemerintah Belanda membuka sebuah perkebunan komersial pada koloninya di Hindia Belanda, khususnya di pulau Jawa, pulau Sumatera dan sebahagian Indonesia Timur. 

tentang kopi di Indonesia pasti yang ada di benak adalah kopi yang sudah sangat terkenal di Indonesia bahkan di dunia, yakni Kopi Luwak

Jenis kopi yang dikembangkan di Indonesia adalah kopi jenis Arabika yang didatangkan langsung dari Yaman. Pada awalnya pemerintah Belanda menanam kopi di daerah sekitar Batavia (Jakarta), Sukabumi, Bogor, Mandailing dan Sidikalang. Kopi juga ditanam di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra, Sulawesi, Timor dan Flores. Pada permulaan abad ke-20 perkebunan kopi di Indonesia mulai terserang hama, yang hampir memusnahkan seluruh tanaman kopi. Akhirnya pemerintah penjajahan Belanda sempat memutuskan untuk mencoba menggantinya denga jenis Kopi yang lebih kuat terhadap serangan penyakit yaitu kopi Liberika dan Ekselsa. Namun didaerah Timor dan Flores yang pada saat itu berada di bawah pemerintahan bangsa Portugis tidak terserang hama meskipun jenis kopi yang dibudidayakan disana juga kopi Arabica.

wikipedia

Pemerintah Belanda kemudian menanam kopi Liberika untuk menanggulangi hama tersebut. Varietas ini tidak begitu lama populer dan juga terserang hama. Kopi Liberika masih dapat ditemui di pulau Jawa, walau jarang ditanam sebagai bahan produksi komersial. Biji kopi Liberika sedikit lebih besar dari biji kopi Arabika dan kopi Robusta. sebenarnya, perkebunan kopi ini tidak terserang hama, namun ada revolusi perkebunan dimana buruh perkebunan kopi menebang seluruh perkebunan kopi di Jawa pada khususnya dan di seluruh Indonesia pada umumnya.

Sementara itu apa sajakah jenis kopi asal Indonesia yang dikenal dan dinikmati oleh masyarakat dunia, berikut beberapa jenis kopi khas Indonesia yang mendunia.



1. Kopi Luwak

Kopi yang satu ini kalian semua pernah atau mungkin sering meminum kopi jenis ini, sebenarnya kopi yang satu dikenal oleh masayarakat dunia karena suatu proses dan cita rasa dari jenis kopi lainnya, 
Bahas Kopi Luwak

Kopi Luwak terbuat dari bauh kopi yang telah dimakan oleh dan melewati saluran pencernaan dari jenis luwak yang bernama Luwak. Kucing ini terkenal kemampuannya untuk? mencerna dan hanya makan buah terbaik yang cocok untuk kopi yang berkualitas.
Kacang seluruhnya akan dikeluarkan, tanpa pencabutan apapun. Karena sistem pencernaan sederhana dari kucing Luwak, biji masih terbungkus kulit keras dan tidak hancur selama konsumsi dan malah merilis utuh dengan kotoran Luwak.

Enzim dalam perut luwak selama proses pencernaan semalam menambahkan? Avor ke coff? Ee dengan memecah protein. Selanjutnya, tingkat ffeine ca? Dan konten keasaman akan secara alami diturunkan. Hal ini menambah lapisan baru dari aroma manis dan menciptakan bertubuh penuh kompleks? Avor dengan bersih dan panjang rasa abadi. Hanya Luwak mampu melakukan hal ini, manusia tidak pernah bisa meniru ini!



2. Kopi Wamena

Kopi Arabika Wamena merupakan salah satu kopi produk Indonesia yang sudah mulai dikenal di seluruh Indonesia dan manca negara. Kopi Arabika Wamena tumbuh di lembah Baliem pegunungan Jayawijaya Wamena tanpa menggunakan pupuk kimia, sehingga kopi Arabika Wamena merupakan kopi Organik karena tumbuh subur secara alami. Para petani kopi dibina langsung oleh Pemerintah Daerah dari Dinas Perkebunan dan Tanaman Pangan Wamena dan juga dibantu oleh Amarta dari Amerika untuk mengolah hasil panen kopi mereka.

 "Apakah kopi Wamena itu sama dengan Kopi Baliem?" Atau "Apa baliem sama dengan Wamena?"

Nama Baliem juga terkait langsung dengan Kali Baliem atau Sungai Baliem. Sungai ini mengalir mulai dari Balingga di Puncak Jaya sampai berakhir di Laut, namanya satu saja, yaitu Sungai Baliem. Dan orang-orang yang mendiami sepanjang kali ini, khususnya di wilayah lembah besar atau dalam bahasa Inggris disebut Grand Valley ini disebut Baliem 
(Baliem Valley).

kopiwamena

Dalam siaran tahun 2009 disebutkan yang diekspor ialah Kopi Baliem Arabica. Jadi, bukan Kopi Wamena yang diekspor, dan bukan juga Kopi Papua, tetapi Kopi Baliem Arabica. Yang mengekspornya ialah KSU Baliem Arabica, bukan Dinas Pertanian dan Perkebunan, bukan pemerintah kabupaten lewat dinas apapun. Ekspor inipun tidak dilakukan atas bantuan pemerintah, tetapi murni swadaya masyarakat, yang ditopang oleh USAID-AMARTA.



3. Kopi Sumatera

Kopi Sumatra terkenal akan rasanya yang lembut smooth dan sedikit manis. Kopi Sumatera sendiri beragam sesuai dengan lokasi asalnya, seperti kopi Aceh Gayo, kopi Sidikalang, kopi Mandailing, kopi Lintong dan kopi Lampung, , dan. Semua jenis kopi tersebut memiliki  aroma dan rasa yang khas.

Kopi Sumatra termasuk salah satu kopi termahal. The Guardian melaporkan kopi luwak asal Sumatra sebagai kopi termahal di dunia. Mereka juga melaporkan perbandingan harga kopi Sumatra dengan kopi asal Brazil di mana harga kopi Sumatra lebih mahal. Tidak heran jika kopi Sumatera menjadi favorit warga Athens Ohio.



4. Kopi Jawa

Kopi Jawa atau “Java” merupakan salah satu jenis kopi yang berpengaruh di dunia sampai-sampai “Java” merupakan slang bahasa Inggris untuk kopi. Produksi kopi di Jawa dimulai pada abad ke-17 oleh pemerintah kolonial Belanda dan Jawa menjadi salah satu produsen kopi terbesar di dunia sejak saat itu.

Kopi Jawa Indonesia tidak memiliki bentuk yang sama dengan kopi Sumatra dan Sulawesi, cita rasa juga tidak terlalu kaya sebagaimana kopi dari Sumatra atau Sulawesi karena sebagian besar kopi Jawa diproses secara basah (wet process).  Kopi ini dengan rasa kuat, pekat, rasa kopi manis. Produksi Kopi Jawa Arabika dipusatkan di tengah Pegunungan Ijen, di bagian ujung timur Pulau Jawa, dengan ketinggian pegunungan 1400 meter. Kopi ini dibudidayakan pertama kali oleh kolonial Belanda pada abad 18 pada perkebunan besar.



5. Kopi Toraja

Kopi Toraja masuk nominasi kopi terbaik dunia hingga masuk 10 besar. Kopi Toraja yang familiar dan dibudiyakan di Provinsi Sulsel tentu merasa bangga sebagai masyarakat lokal sebab Kopi  Robusta dan Arabika Toraja masuk 10 besar kopi terbaik dunia dan menempati posisi kedua setelah Columbia posisi pertama.

Toraja memang terkenal dengan kopi berkualitas tinggi setelah Aceh dengan kopi Gayo-nya. Sejatinya kopi Toraja sendiri memiliki kopi dengan rasa yang khas. Rasa khas kopi Toraja terbentuk oleh perpaduan tanah dengan kopi itu sendiri. Aroma khas dari kopi Toraja menjadikannya kopi dengan komoditi ekspor yang menggiurkan. Kopi kebanyakan yang memiliki rasa pahit begitu pekat berbeda dengan kopi Toraja yang mampu menghilangkan rasa pahit pada kopi secara cepat. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan asam yang rendah serta bobot dari kopi tersebut terhitung rendah.

Monday, August 22, 2016

Orang Indonesia Yang Berpengaruh Di Dunia

Orang Indonesia Yang Berpengaruh Di kancah Internasional - Sedih bercampur marah... untuk pembukaan mungkin akan sedkit mengguncang emosi kalian, terlebih jika orang Indonesia selama ini hanya dianggap sebagai orang yang bsa dikatakn bodoh, bahkan ada lelucon yaitu otak orang Indonesia bagus untuk penelitian karena masih fresh alias tidak pernah dipakai. Kalian juga terkadang muak dengan ocehan orang Negara sebelah yang bilang Indonesia yang identik dengan kebodohannya. Namun sebenarnya orang Indonesia tidak kalah pinter disbanding orang dari Negara maju sekalipun. Yang membedakan adalah mereka memiliki system pendidikan dan infrastruktur yang modern, yang bsa memaksimalkan potensi sumber daya manusianya.

Lalu mana buktinya kalau orang Indonesia ada yang jenius layaknya orang barat, atau Amerika? Sebenarnya tinggal jawab Habibie aja orang pintar seluruh dunia juga sudah tahu. Tapi Habibie tidak sendirian, banyak orang jenius Indonesia yang sukses di luar negeri, bahkan memiliki prestasi yang mengagumkan. Menempuh pendidikan di universitas terkenal yang tentu saja bukan STIS, bekerja di lembaga riset terkenal dunia yang juga tentu saja bukan BPS. Sudah sangat banyak media yang membahasnya, tapi tak salah jika membaca lagi. Berikut beberapa contohnya 


1. Munir Said Thalib

Ia adalah seorang tokoh, seorang pejuang sejati, seorang pembela HAM di indonesia
Munir Said Thalib atau yang biasa kita kenal sebagai Munir, lahir di Malang pada 8 Desember 1965 dari pasangan Said Thalib dan Jamilah. Pria keturunan Arab ini kemudian menjadi pejuang HAM yang tanpa kenal lelah melawan praktek otoritarian dan militeristik ketika itu.

Munir begitulah ia sering disapa, Seorang pria sederhana yang bersahaja. Ia merupakan anak keenam dari tujuh bersaudara Said Thalib dan Jamilah. Ia adalah seorang tokoh, seorang pejuang sejati, seorang pembela HAM di indonesia. Pria kelahiran Malang, 8 Desember 1964 ini adalah seorang aktivis muslim ekstrim yang kemudian beralih menjadi seorang Munir yang menjunjung tinggi toleransi, menghormati nilai-nilai kemanusiaan, anti kekerasan dan berjuang tanpa kenal lelah dalam melawan praktik-praktik otoritarian serta militeristik. 

Ketika ia mendapatkan hadiah ratusan juta rupiah sebagai penerima "The Right Livelihood Award" ia tidak menikmatinya sendiri, melainkan membagi dua dengan Kontras, dan sebagian lagi diserahkan kepada ibunda tercintanya. Di tengah maraknya pejabat berebut fasilitas, Munir malah tidak tergoda. Ia tetap menggunakan sepeda motor sebagai teman kerjanya.

citizen6.liputan6.com

Munir wafat pada tanggal 7 September 2004, di pesawat Garuda GA-974 kursi 40 G dalam sebuah penerbangan menuju Amsterdam, Belanda. Perjalanan itu adalah sebuah perjalanan untuk melanjutkan study-nya ke Universitas Utrecht. Ia dibunuh dengan menggunakan racun arsenik yang yang ditaruh ke makanannya oleh Pollycarpus Budihari Priyanto. 
Sampai sekarang, kematian seorang Munir, sang Pahlawan orang Hilang, sang pendekar HAM ini masih sebuah misteri. Jenazahnya dimakamkan di taman makam umum kota Batu. Ia meninggalkan seorang istri bernama Suciwati dan dua orang anak, yaitu Sultan Alif Allende dan Diva. 


2. Prof Dr. Ing Baharudin Jusuf Habibie

Prof. Dr.-Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng (lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936; umur 80 tahun) adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Ia menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998. 
 diangkat menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus merangkap sebagai Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Jabatannya digantikan oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang terpilih sebagai presiden pada 20 Oktober 1999 oleh MPR hasil Pemilu 1999. Dengan menjabat selama 2 bulan dan 7 hari sebagai wakil presiden, dan 1 tahun dan 5 bulan sebagai presiden, Habibie merupakan Wakil Presiden dan juga Presiden Indonesia dengan masa jabatan terpendek. Saat ini namanya diabadikan sebagai nama salah satu universitas di Gorontalo, menggantikan nama Universitas Negeri Gorontalo.

Pada tahun 1968, BJ Habibie telah mengundang sejumlah insinyur  untuk bekerja di industri pesawat terbang Jerman. Sekitar 40 insinyur Indonesia akhirnya dapat bekerja di MBB atas rekomendasi Pak Habibie. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan skill dan pengalaman (SDM) insinyur Indonesia untuk suatu saat bisa kembali ke Indonesia dan membuat produk industri dirgantara (dan kemudian maritim dan darat). Dan ketika (Alm) Presiden Soeharto mengirim Ibnu Sutowo ke Jerman untuk menemui seraya membujuk Habibie pulang ke Indonesia, BJ Habibie langsung bersedia dan melepaskan jabatan, posisi dan prestise tinggi di Jerman. Hal ini dilakukan BJ Habibie demi memberi sumbangsih ilmu dan teknologi pada bangsa ini. Pada 1974 di usia 38 tahun, BJ Habibie pulang ke tanah air. Ia pun diangkat menjadi penasihat pemerintah (langsung dibawah Presiden) di bidang teknologi pesawat terbang dan teknologi tinggi hingga tahun 1978. Meskipun demikian dari tahun 1974-1978, Habibie masih sering pulang pergi ke Jerman karena masih menjabat sebagai Vice Presiden dan Direktur Teknologi di MBB.

id.wikipedia.org

Habibie mulai benar-benar fokus setelah ia melepaskan jabatan tingginya di Perusahaan Pesawat Jerman MBB pada  1978. Dan sejak itu, dari tahun 1978 hingga 1997, ia diangkat menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus merangkap sebagai Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Disamping itu Habibie juga diangkat sebagai Ketua Dewan Riset Nasional dan berbagai jabatan lainnya.
Habibie Bapak Teknologi Indonesia

Pemikiran-pemikiran Habibie yang “high-tech” mendapat “hati” pak Harto. Bisa dikatakan bahwa Soeharto mengagumi pemikiran Habibie, sehingga pemikirannya dengan mudah disetujui pak Harto. Pak Harto pun setuju menganggarkan “dana ekstra” untuk mengembangkan ide Habibie. Kemudahan akses serta kedekatan Soeharto-Habibie dianggap oleh berbagai pihak sebagai bentuk kolusi Habibie-Soeharto. Apalagi, beberapa pihak tidak setuju dengan pola pikir Habibie mengingat pemerintah Soeharto mau menghabiskan dana yang besar untuk pengembangan industri-industri teknologi tinggi seperti saran Habibie.


3. Prof Dr. Khoirul Anwar

Dr. Eng. Khoirul Anwar (lahir di Kediri tahun 1978) adalah seorang ilmuwan Indonesia. Ia dikenal sebagai pemilik paten teknologi broadband yang menjadi standard internasional ITU, baik untuk sistem teresterial (di bumi) maupun satelit (di luar angkasa).

Ia telah menemukan teknik transmisi wireless dengan dua buah fast Fourirer transform (FFT), yaitu FFT kecil dan (I)FFT besar (dua pada transmitter dan dua pada receiver). Teknik ini mendapatkan penghargaan pada Januari 2006 dari IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California dan menjadi standard international telecommunication union (ITU), ITU-R S.1878 and ITU-R S.2173.
Dr. Khoirul Anwar adalah anak dari pasangan (almarhum) Sudjiarto dengan Siti Patmi. Pria kelahiran Kediri ini adalah alumni Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung
gambar: beritabaik.web.id
Dr. Khoirul Anwar adalah anak dari pasangan (almarhum) Sudjiarto dengan Siti Patmi. Pria kelahiran Kediri ini adalah alumni Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung, lulus dengan predikat cumlaude pada tahun 2000, wisudawan terbaik fakultas teknologi industri (FTI) dan tiga wisudawan terbaik se-ITB tahun 2000. Sebagai bentuk penghargaan Khoirul didaulat menjadi pembicara pada wisudawan ITB, Oktober 2000. Setelah bekerja di perusahaan IT di Jakarta selama sekitar dua tahun, Khoirul kemudian melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar M. Eng pada tahun 2005 serta Dr. Eng pada tahun 2008.

4. March Boedihardjo

Ia mencatatkan diri sebagai mahasiswa termuda di Universitas Baptist Hong Kong (HKBU). Di tahun-tahun pertamnya dia mengkritik bahwa pelajaran yang diajarkan terlalu mudah
Alasan kenapa saya tempatkan dia diurutan pertama adalah karena bisa dbilang dia masih sangat muda, March Boediharjo dan keluarganya adalah orang Indonesia yang bermukim di Hongkong. March Boedihardjo, satu dari banyak anak berprestasi Indonesia keturunan Tionghoa lahir pada tahun 1998 di Hongkong. March Boediharjo dan keluarganya adalah orang Indonesia yang bermukim di Hongkong. Dan ketika tahun 2005, March dan keluarganya hijrah ke United Kingdom, ketika kakak laki-lakinya, Horatio Boediharjo yang saat itu berusia 14 tahun mendapat beasiswa di Oxford University, dalam program Phd, dan membuat ia menjadi salah satu siswa termuda di universitas itu.

Ia mencatatkan diri sebagai mahasiswa termuda di Universitas Baptist Hong Kong (HKBU). Di tahun-tahun pertamnya dia mengkritik bahwa pelajaran yang diajarkan terlalu mudah. Ia mendapatkan B+dan A- di hampir semua ujian matematika yang membuat ia masuk ke dalam daftar Dean, yaitu penghargaan bagi siswa yang memiliki IPK 3.00-3.49 dengan tidak ada nilai dibawah C. March juga akan memiliki gelar sarjana sains ilmu matematika sekaligus master filosofi matematika. Karena keistimewaannya itu, perguruan tinggi tersebut menyusun kurikulum khusus untuknya dengan jangka waktu penyelesaian lima tahun yaitu pada tahun 2010. Dia juga mengkritik bahwa ia tidak punya kesan baik terhadap rekan kuliahnya.

Pelajaran yang dapat kita ambil

Saya selalu berpikir bahwa matematika itu sulit mungkin begitupun dengan anda, saya sering sekali mendapatkan nilai dibawah 7 di ulangan matematika saya, tapi setelah saya membaca kisah seorang Tian Boediahrjo, istilah tidak ada yang tidak mungkin andaikan kita mau berusaha dan terus focus itu memang benar. Mungkin saat ini saya kurang berusaha dan focus sehingga banyak kegagalan menghampiri saya.

5. Sri Mulyani Indrawati

Komentar dan analisisnya kritis, lugas, jernih dan populer. Ia primadona panggung seminar dan talk show di televisi kala itu. Selain sering muncul di seminar-seminar, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE-UI) ini juga sempat aktif menjadi penasihat pemerintah bersama sejumlah ekonom terkemuka lain dalam wadah Dewan Ekonomi Nasional (DEN) pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid. Ia pernah menjabat Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998. 
Ia pernah menjabat Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998.
gambar: id.wikipedia.org
Sri Mulyani Indrawati lahir pada 26 Agustus 1962. Sejak 2010, ia menjabat sebagai Managing Director World Bank, setelah mengundurkan diri dari posisi menteri keuangan di Kabinet Indonesia Bersatu II.
Baca Juga: Orang Indonesia Yang Bekerja Di Google
Kepribadiannya yang lugas dan cerdas, telah mengantarkannya kepada pergaulan yang sangat luas. Ia disenangi banyak  orang di dalam dan luar negeri. Tak heran bila pada awal Oktober 2002 lalu ia terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group), menggantikan Dono Iskandar Djojosubroto. Dia menjadi perempuan pertama dari Indonesia menduduki posisi itu.


6. Paul Amron Yuwono

Tahun 1995 ia dan keluarganya membangun hotel lain dengan suasana khas yogya yang diberi nama Jogja Village (Dusun) Inn.
Amron sudah sejak muda melanglang buana. Ia meninggalkan Yogya saat usianya baru 17 tahun. Pada tahun 1986 ia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolah di AS dan lulus college untuk bidang Telekomuniasi dan Fine Art. Tahun 1989-an ia kembali ke Yogyakarta. Pada saat itulah ia ketemu Maya dan bercerita kalau ia ingin mendirikan hotel dengan nuansa alam. Setelah itu ia mendirikan Vagabond International Youth Hostel di kota Gudeg. Hostel-nya, kata Amron dalam website-nya, cukup terkenal dan banyak turis-turis muda dunia yang menginap di sana. Seperti namanya, hotel itu diperuntukkan bagi kaum muda.

Tahun 1995 ia dan keluarganya membangun hotel lain dengan suasana khas yogya yang diberi nama Jogja Village (Dusun) Inn. Kedekatannya dengan kalangan seni dan budaya membuat hotel ini dijadikan tempat untuk berbagai workshop dan sebagainya. 
Amron Paul Yuwono is known for his work on Milk (2008), Quickie Express (2007) and Kejar Amerika (2004).
imdb.com

Tahun 1998 Amron memutuskan kembali ke San Francisco untuk melanjutkan sekolah di bidang manajemen hotel. Di tengah kesibukannya belajar ia menyempatkan diri bekerja di hotel-hotel kecil dan galeri-galeri seni. Karena bakat seninya itu ia juga ikut tampil baik di dalam teater, film, pentas seni, dan berbagai acara. Keahlian lainnya adalah merias yang ia pelajari dari sebuah sekolah rias terkenal Cosmetology and Hair Academy di San Francisco. Namun banyak komunitas Indonesia di sana yang mengenal Amron sebagai MC  pada acara 17 Agustusan.

Sekian beberapa ulsan mengenai orang Indonesia yang berpengaruh di Dunia, memang mash banyak lagi anak bangsa Indonesia yang membangggakan, jika sahabat berkenan silahkan sebutkan beberapa orang Indonesia yang berpengaruh dimata Internasional. Terima Kasih.

Saturday, August 20, 2016

Atlet Badminton Legendaris Indonesia

Atlet-atlet bulu tangkis legendaris Indonesia -  Bulutangkis salah satu olahraga yang mempunyai peminat  luar biasa khususnya di Negeri Kita Indonesia. Badminton atau kita kenal Bulutangkis merupakan salah satu olahraga populer di seluruh dunia yang menjadi bagian dari salah satu cabang olahraga olimpiade sejak tahun 1992. Tidak hanya anak-anak, kaum remaja dan dewasa pun menyukai olahraga yang satu ini. 

Olahraga yang menuntut ketangkasan, mental serta strategi seseorang dalam memainkan raket dan shuttlecock ini memiliki 5 events yang terdiri dari Men’s Singles (Tunggal Putra), Women’s Singles (Tunggal Putri), Men’s Doubles (Ganda Putra), Women’s Doubles (Ganda Putri), Mixed Doubles (Ganda Campuran).

Indonesia sendiri mempunyai riwayat prestasi yang bagus terhadap olahraga bulutangkis. Hal ini tak lepas dari perjuangan para atlet bulutangkis Indonesia kini maupun dahulu. Berikut ini nama atlet bulutangkis legendaris Indonesia yang sempat mengharumkan nama Indonesia dari generasi ke generasi.


1. Rudi Hartono Kurniawan

Posisi legend pertama ditempati Rudi hartono, lahir di Surabaya, Jawa Timur, 18 Agustus 1949 umur 67 tahun) adalah seorang mantan pemain bulu tangkis Indonesia. Ia pernah memenangkan kejuaraan dunia pada tahun 1980, dan Kejuaraan All England selama 8 kali pada tahun 1960-an dan 1970-an.
eud hartono, kunci keberhasilannya. Rudi menjawab, "Berdoa." Dengan berdoa, Rudy memperkuat pikiran dan iman. Berdoa tidak hanya sebelum bertanding, tetapi juga selama bertanding. Itu melibatkan kata-kata atau ekspresi yang akan membangkitkan percaya diri dalam hati dan pikiran.
sumber: id.wikipedia.org
Saat usia 9 tahun, Rudy sudah menunjukkan bakatnya pada olahraga ini. Namun ayahnya, Zulkarnaen Kurniawan, baru menyadari bakatnya ini saat Rudy berusia 11 tahun. Ayahnya adalah pemain bulutangkis yang ikut bertanding di masa mudanya.

Kunci Sukses 'Berdoa'

Banyak orang ingin tahu kunci keberhasilannya. Rudi menjawab, "Berdoa." Dengan berdoa, Rudy memperkuat pikiran dan iman. Berdoa tidak hanya sebelum bertanding, tetapi juga selama bertanding. Itu melibatkan kata-kata atau ekspresi yang akan membangkitkan percaya diri dalam hati dan pikiran.

Untuk setiap poin yang ia peroleh selama bertanding, ia ucapkan terima kasih kepada Tuhan, "Terima kasih Tuhan untuk poin ini." Dia terus berkata seperti itu hingga skor terakhir dan pertandingan berakhir. Ia mengatakan kebiasaannya ini dalam biografinya yang diedit oleh Alois A. Nugroho. Ia percaya bahwa manusia berusaha namun Tuhan yang memutuskan.

Kiprahnya di arena bulutangkis semakin meredup setelah ia kalah dari pemain India, Prakash Padukone, dalam semifinal All England pada 1989. "Saya menyadari, saya mulai kewalahan bermain," ujarnya. Meskipun demikian, dengan namanya yang terabadikan di Guiness Book of World Records pada 1982, ia tetap terlibat dalam olahraga yang ia tekuni semenjak kecil ini, di pinggir lapangan. Olahragawan terbaik SIWO/PWI (1969 dan 1974) ini menjadi Ketua Bidang Pembinaan PB PBSI dalam kurun waktu 1981-1985 di bawah kepengurusan Ferry Sonneville.



2. Liem Swie King

Liem Swie King lahir di Kudus, Jawa Tengah, 28 Februari 1956 adalah seorang pemain bulu tangkis yang pernah menjadi buah bibir setelah mampu menantang Rudy Hartono di final All England tahun 1976 saat usia 20 tahun. Swie King kemudian menjadi pewaris kejayaan Rudy di kejuaraan paling bergengsi saat itu dengan tiga kali juara ditambah empat kali menjadi finalis.
Liem Swie King dapat dikatakan sebagai pemain yang lengkap. Permainan net yang tajam dan halus, stroke-nya lengkap, smash-nya keras kerap membuat lawan-lawannya kalang kabut
sumber: vidio.com
Sebagai pemain bulu tangkis Liem Swie King dapat dikatakan sebagai pemain yang lengkap. Permainan net yang tajam dan halus, stroke-nya lengkap, smash-nya keras kerap membuat lawan-lawannya kalang kabut. Dilakukan sambil melayang, shuttlecock dipukul saat tubuh belum menyentuh tanah. Smash yang dilakukan sambil meloncat juga menjadi trade mark tersendiri dengan sebutan King Smash.

Di luar semua prestasi yang telah dia capai, banyak pengamat menilai dia punya kekurangan pada mentalnya. Menjelang final All England 1980, setelah lampu-lampu dipadamkan dia tidak segera bisa tidur. Memikirkan lawan perkasa yang sudah garang menantinya: Prakash Padukone dari India.



3. Icuk Sugiarto

Icuk Sugiarto merupakan putra ketiga dari tujuh bersaudara dari pasangan Suhardjo dan Ny. Tjiptaningsih. Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, 4  Oktober 1962 ini sudah mengenal bulu tangkis sejak usia 12 tahun.
Pada tahun 1989, Icuk memutuskan pensiun sebagai atlit. Namun anak-anaknya, Tommy Sugiarto dan Jauza Fadilla Sugiarto meneruskan perjuangan Icuk sebagai atlit bulu tangkis. Tommy saat berusia 14 tahun sudah berhasil membawa klub bulu tangkis Pelita Bakrie menjadi juara umum di tingkat cabang PBSI Jakarta Barat dengan meraih gelar di nomor Tunggal Remaja dan Taruna serta Ganda Remaja Putra.
sumber: tribunolahraga.com
Seiring dengan keahliannya yang semakin meningkat dalam olahraga tepok bulu ayam ini, Icuk mulai memantapkan hati untuk terjun penuh dan menjadikan bulu tangkis sebagai jalur hidupnya untuk berprestasi. Belum lama bergabung dengan pelatnas, Icuk di bawah bimbingan Tahir Djide mulai menunjukkan perkembangan yang begitu pesat. Tahun 1979 itu juga, Icuk sudah berhasil menjuarai kompetisi bulu tangkis pelajar se-Asia, sekaligus menjadi kejuaraan internasional pertamanya. Berlanjut kemudian di tahun berikutnya, di nomor 
ganda putra bersama Sigit Pamungkas, Icuk menjadi juara I Kejuaraan Nasional.

Pada tahun 1989, Icuk memutuskan pensiun sebagai atlit. Namun anak-anaknya, Tommy Sugiarto dan Jauza Fadilla Sugiarto meneruskan perjuangan Icuk sebagai atlit bulu tangkis. Tommy saat berusia 14 tahun sudah berhasil membawa klub bulu tangkis Pelita Bakrie menjadi juara umum di tingkat cabang PBSI Jakarta Barat dengan meraih gelar di nomor Tunggal Remaja dan Taruna serta Ganda Remaja Putra. 

Selain itu, pada tahun 2008, Tommy terpilih sebagai tunggal keempat tim Piala Thomas Indonesia dan sering tampil di ajang bulu tangkis nasional dan internasional. Gelar pertama Tommy sepanjang karirnya di superseries diperoleh dengan menjadi juara di Singapura Open Superseries 2013.



4. Susi Susanti

Lucia Francisca Susi Susanti, lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 11 Februari 1971; umur 45 tahun) adalah seorang pemain bulu tangkis Indonesia.
pada bulan Mei 2004 memberikan penghargaan Hall Of Fame kepada Susi Susanti. Pemain Indonesia lainnya yang memperoleh penghargaan Hall Of Fame yaitu Rudy Hartono Kurniawan, Dick Sudirman, Christian Hadinata, dan Liem Swie King.
sumber: harianindo.com
International Badminton Federation (sekarang Badminton World Federation) pada bulan Mei 2004 memberikan penghargaan Hall Of Fame kepada Susi Susanti. Pemain Indonesia lainnya yang memperoleh penghargaan Hall Of Fame yaitu Rudy Hartono Kurniawan, Dick Sudirman, Christian Hadinata, dan Liem Swie King.

Susi Susanti memutuskan untuk gantung raket pada tahun 1998. Sebenarnya Susi masih bisa melanjutkan kariernya selama 2 tahun ke depan dan Susi sangat ingin mendapatkan emas pada Asian Games, karena itu adalah satu-satunya pertandingan yang belum pernah Susi menangkan. Namun, setelah ia dinyatakan hamil pada tahun 1998, ia memutuskan untuk gantung raket dan tidak mengikuti Asian Games.



5. Alan Budikusuma

Mendengar nama Alan Budikusuma Wiratama pasti kita semua teringat pada seorang legenda bulutangkis Indonesia yang memenangkan emas pada Olimpiade Barcelona tahun 1992. Alan Budikusuma atau nama lainnya, Goei Ren Fang (nama tiongha Alan Budikusuma) lahir di Surabaya, Jawa Timur, 29 Maret 1968. Alan Budikusuma merupakan mantan pemain bulu tangkis Indonesia yang pernah mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas bulu tangkis pada Olimpiade Barcelona 1992 dalam nomor tunggal putra. 
Alan Budikusuma merupakan salah satu pemain bulu tangkis andalan Indonesia pada masanya
sumber: batamtoday.com
Alan Budikusuma merupakan salah satu pemain bulu tangkis andalan Indonesia pada masanya. Alan Budikusuma sendiri merupakan pemain bulu tangkis berketurunan Chinese, dan ini juga adalah suami dari Susi Susanti, yang juga merupakan legenda pemain bulu tangkis Indonesia. 

Prestasi Alan Budikusuma yang lainnya juga tak kalah mengagumkan. Ia pernah menjuarai Belanda Terbuka (1989), dua kali juara Thailand Terbuka, yaitu pada 1989 dan 1991, Cina Terbuka (1991), Jerman Terbuka (1992), Piala Dunia (1993), dan Malaysia Terbuka (1995). 
Setelah Olimpiade Atlanta 1996, Alan Budikusuma mengambil keputusan untuk pensiun dari bidang olahraga yang sangat dicintainya itu. Pensiun dari bulu tangkis tidak langsung memutus hubungan Alan dengan bulutangkis. Sejak pertengahan 2002, Alan bersama Susi mendirikan perusahaan yang memproduksi raket dengan merk sendiri, yaitu Astec (Alan-Susi Technology). 



6. Tan Joe Hok

Tan Joe Hok alias Hendra Kartanegara, lahir di Bandung, Jawa Barat, 11 Agustus 1937; umur 79 tahun adalah pemain bulu tangkis Indonesia di era tahun 1960-an. Ia adalah putra Indonesia pertama yang menjuarai All England dan meraih medali emas Asian Games.

Rudi Hartono pernah memenangkannya delapan kali, sementara Liem Swie Kieng tiga kali. Legenda seperti pasangan Christian Hadinata/Ade Chandra dan Verawaty/Imelda Wiguna, atau tunggal putra Haryanto Arbi juga pernah mencicipi rasanya mencium medali emas All England.
 Ia adalah putra Indonesia pertama yang menjuarai All England dan meraih medali emas Asian Games.
sumber: kabarinews.com
Namun ada satu nama yang tak boleh dilupakan ketika membicarakan sejarah panjang Merah Putih di kejuaraan di tanah Inggris tersebut. 

Pada 1959 silam, ia adalah sosok yang pertama kali mengharumkan nama Indonesia di All England. Artinya, ia juga atlet Indonesia pertama yang menorehkan prestasi kancah bulu tangkis Internasional.

Namanya? Tan Joe Hok.


7. Verawaty Fajrin

Ia merupakan atlet bulutangkis Indonesia yang malang melintang di berbagai kejuaraan dunia di era 80-an dan pebulutangkis wanita Indonesia yang pertama meraih gelar juara dunia di nomor tunggal putri. Hebatnya, bermain tunggal maupun ganda ia sama saktinya. Lebih istimewa, sebagai pemain ganda ia hampir selalu juara, meskipun sering berganti pasangan.
Ia merupakan atlet bulutangkis Indonesia yang malang melintang di berbagai kejuaraan dunia di era 80-an dan pebulutangkis wanita Indonesia yang pertama meraih gelar juara dunia di nomor tunggal putri
sumber: id.wikipedia.org
Verawaty Wiharjo, lahir di Jakarta, 1 Oktober 1957; umur 58 tahun) adalah pemain bulu tangkis terkenal Indonesia era tahun 1980an. Ia berhasil meraih banyak gelar juara baik di nomor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran. Pemain-pemain yang pernah berpasangan dengannya adalah Imelda Wigoena, Ivanna Lie, Yanti Kusmiati, Bobby Ertanto, dan Eddy Hartono.



8. Taufk Hidayat

Taufik Hidayat lahir pada tanggal 10, Agustus 1981 di Bandung, Jawa Barat. Taufik Hidayat merupakan anak ke-dua dari tiga bersaudara yang lahir dari pasangan Aris Haris dan Enok Dartilah. Pada saat Taufik berusia 7 tahun, ayahnya kerap mengajak Taufik bermain bulu tangkis di GOR Pamor. Taufik masuk klub Sangkuriang Graha Sarana (SGS) di Jl.Soekarno Hatta Bandung yang harus membuatnya bolak-balik Pengalengan-Bandung hanya untuk melaksanakan latihan. 
Taufik mencatatkan namanya sebagai pemain tunggal putra dengan pukulan smash tercepat yang mencapai 305 km/jam pada semifinal Kejuaraan Dunia 2006 di Madrid. Ia juga dikenal dengan pukulan backhand smash tercepat yang mencapai 206 km/jam
sumber: 4muda.com
Pada 21 Agustus 2005, dia menjadi juara dunia dengan mengalahkan pemain peringkat 1 dunia, Lin Dan di babak final, sehingga menjadi pemain tunggal putra pertama yang memegang gelar Kejuaraan Dunia BWF dan Olimpiade secara berturut-turut. Selain itu, ia juga memegang gelar juara tunggal putra Asian Games 2002 di Busan dan 2006 di Doha.

Taufik mencatatkan namanya sebagai pemain tunggal putra dengan pukulan smash tercepat yang mencapai 305 km/jam pada semifinal Kejuaraan Dunia 2006 di Madrid. Ia juga dikenal dengan pukulan backhand smash tercepat yang mencapai 206 km/jam, sehingga banyak pemain lain yang mencoba untuk melakukan hal tersebut, namun belum ada yang sebaik Taufik. Taufik juga dapat melakukan pukulan drop shot dan permainan net dengan baik.

Rutinitas tersebut pun seringkali mengganggu sekolahnya. Untuk menjalani latihan yang semakin keras, sejak masuk SMP Taufik kemudian hijrah ke Bandung. Taufik mendapat kelonggaran untuk meraih prestasi bulu tangkisnya semasa SMA. Ia diperbolehkan mengikuti ujian akhir SMA susulan di ruang perpustakaan sendirian.
Akhir karir Taufk Hidayat sebagai atlet bulu tangkis profesional Indonesia pada tahun 2013.



Referensi:
http://www.biografipedia.com/
http://www.cnnindonesia.com/

Wednesday, August 10, 2016

Keren!! Orang Indonesia Kerja Di Google

Orang Indonesia Yang Bekerja Di Google - Sebagai salah satu perusahaan situs pencarian terbesar di Dunia yaitu Google menjadikan Google sebagai kantor impian banyak orang, karena dengan fasilitas yang diberikan terbilang tidak biasa maka tak banyak orang yang ingin sekali bekerja di perusahaan tersebut, tetapi tentunya dengan persyaratan yang begitu sulit dan ketat jika ingin bekerja di kantor Google

Para pekerja yang terpilih untuk berkarir di perusahaan IT Google, bisa dikatakan sebagai orang yang beruntung. Selain dapat merasakan bekerja di perusahaan situs pencarian terbesar, mereka juga bisa mengenali orang-orang hebat di kancah internet dunia. 
Ada berita beredar bahwa beberapa orang Indonesia juga telah bergabung dan bekerja di perusahaan asal Amerika Serikat ini. Kira-kira bagaimana , sih caranya mereka bisa bergabung dan bekerja di Google?

Berikut ini adalah sedikit cerita yang dijelaskan oleh mereka tentang info lowongan pekerjaan yang dibutuhkan oleh Google pada waktu itu.

Berawal dari hanya coba-coba kemudian menjadi kenyataan, itulah yang dialami oleh Niken Sistha Sasmaya yang kini menjabat sebagai Strategic Partner Manager untuk Online Partnership Group di Google SEA.

Niken menjelaskan bahwa pada waktu itu ia hanya sekedar iseng-iseng mengirimkan CV setelah mengetahui bahwa perusahaan Google di Singapura sedang membuka lowongan pekerjaan dan kandidat yang dibutuhkan perusahaan tersebut yaitu orang Indonesia. 
Kebetulan pada waktu itu ia melihat ada job posting Google di salah satu social network dimana mereka membutuhkan orang Indonesia untuk posisi yang base-nya di Singapore. Awalnya Niken hanya iseng. Setelah beberapa tahap melakukan interview, mereka mengabarkan kalau dia diterima.


Apabila ada kesempatan yang bisa diraih, itu semua dikarenakan usaha yang sudah dicoba. Hal inilah yang sudah dilakukan oleh wanita kelahiran Manado ini. Kini ia bisa bekerja di perusahaan yang memang sudah diharapkannya sejak dulu.
Lalu, bagaimanakah prosesnya setelah ia dipanggil oleh pihak Google untuk melakukan wawancara kerja?, Proses interview berjalan sekitar 1-2 bulan setelah dari interview 1 bulan untuk mengurus semua administrasi yang diperlukan

Erika oktora yang saat ini menjabat sebagai Manager, Small Medium Business Sales untuk South East Asia (SEA) di Google Singapura. Ia mengaku mencoba melamar untuk bekerja di Google setelah melihat berita mengenai lowongan pekerjaan yang tersedia di perusahaan IT tersebut.



Mengenai informasi yang dapatkan tentang pembukaan lowongan pekerjaan ini ia dapatkan lewt situs perusahaan Google itu sendiri dan lantas mencoba untuk melamar langsung lewat website Google.

Niken dan Erika merupakan salah satu karyawan Google yang berasal dari Indonesia. Mereka kini mengemban tugasnya di negeri singa. Tak hanya mereka saja, masih sekitar delapan atau sembilan orang Indonesia lainnya yang juga bekerja di sana.

Friday, August 5, 2016

Teknologi Canggih Hasil Karya Anak Bangsa

Inilah Teknologi Canggih Anak Indonesia - Satu lagi yang patut kita banggakan dari Negeri kita Indonesia adalah kreatifitas dari anak bangsa, masyarakat Indonesia layak berbangga karena ternyata berkat kreatifitas dan kerja keras anak bangsa negara Indonesia bisa memiliki teknologi canggih dan sebagian dari penciptaan teknologi canggih tersebut telah digunakan oleh masyarakat Dunia. Dari peralatan tempur hingga peralatan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Oke untuk informasi selengkapnya mengenai apa sajakah teknologi canggih hasil karya anak bangsa, berikut beberapa teknologi buatan anak bangsa : 


1. Pesawat Gatotkaca N-250

Peswat ini adalah pesawat regional komuter turboprop rancangan asli IPTN (Sekarang PT. Dirgantara Indonesia ) Diluncurkan tahun 1995
Untuk Posisi pertama ditempati pesawat yang diberi nama Gatotkaca N-250, untuk namanya mungkin sudah tidak asing karena nama tersebut diambil dari tokoh pewayangan, Peswat ini adalah pesawat regional komuter turboprop rancangan asli IPTN (Sekarang PT. Dirgantara Indonesia ) Diluncurkan tahun 1995. Salah satu kode yang tertera pada nama pesawat tersebut adalah N yang artinya Nusantara, menjelaskan bahwa desain, produksi dan perhitungannya dikerjakan di Indonesia, Nurtanio yang merupakan pendiri dan perintis industri penerbangan di Indonesia. 


2. KRI - Kralt - 827

kapal perang ini merupakan hasil kerjasama antara TNI AL lewat Fasharkan (Fasilitas pemeliharaan dan Perbaikan) mentigi dan PT. Batan Exressindo Shipyard (BES)
Beri tepuk tangan untuk Kapal yang satu ini bukan kapal layar atau kapal pesiar, melainkan kapal perang. kapal perang ini merupakan hasil kerjasama antara TNI AL lewat Fasharkan (Fasilitas pemeliharaan dan Perbaikan) mentigi dan PT. Batan Exressindo Shipyard (BES), Tanjung  Guncung. Dikerjakan selama 14 bulan dan 100 % ditangani oleh putra-putri indonesia. Kapal berbahan baku alumunium, bertonase 190 DWT dengan jarak jelajah sekitar 2.500 Mil. Dilengkapi dengan radar dengan jangkauan 96 Nautical MIl (atau setara 160 Km) dengan sistem navgasi GMDSS area 3 dengan kecepatan trpasang 25 knots.


3. Panser Anoa

Panser APS 6x6, kendaraan angkut personil lapis baja (APC), merupakan kendaraan tempur lapis baja yang fungsi utamanya untuk mengangkut infanteri ke medan perang
Satu peralatan perang buatan anak bangsa, Panser APS 6x6, kendaraan angkut personil lapis baja (APC), merupakan kendaraan tempur lapis baja yang fungsi utamanya untuk mengangkut infanteri ke medan perang. kendaraan yang diberi nama Panser Anoa ini dikembangkan oleh PT. Pindad, BUMN Indonesia yang mengembangkan senjata ringan dan kendaraan militer.
Panser Anoa khusus dirancang untuk kebutuhan kavaleri dan dapat membawa sepuluh personil, termasuk tiga awak, satu sopir, satu komandan dan satu penembak. APC ini dirancang, direkayasa dan direkayasa dan dikembangkan sendiri oleh PT.PINDAD, yang juga menyediakan fasilit.as perawatan kendaraan. Dengan nilai kontrak sekitar 51 juta dolar-Persenjataan Panser 6×6

Terletak di puncak di sisi kiri Panser APS 6×6. Dapat dipersenjatai baik dengan senapan mesin atau peluncur granat. Senapan mesinnya berkaliber 12,7 mm, sedangkan peluncur granat otomatis berkaliber 40 mm. Spesifikasi persenjataan ini tidak mutlak, tergantung order pemesanan.Selain itu, 2 jenis senjata berat dapat diletakkan di bagian depan dan belakang kendaraan. Panser APS 6×6 juga dilengkapi dengan modus malam dan daya derek 6 ton. Fasilitas Komunikasi Termasuk VHF/FM (anti jamming dan hopping) dan GPS.


4. Robot Tempur

Setelah KRI - Kralt - 827 dan Panser Anoa, peraalatan perang hasil karya anak bangsa yang tak kalah hebatnya yaitu Robot tempur, prototype robor tempur ini sudah beberapa kali diujicobakan, dan mampu menempuh jarak hingga 1 km dari pusat kendali. Ukurannya 1.5 meter x 0.5 meter dengn berat sekitar 100 kg. Robot ini memiliki mesin penggerak dua roda,dan mampu mengangkut beban hingga sekitar 150 kg, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 60 km/jam,” terangnya. Robot yang diciptakan pada tahun 2009 dan belum memiliki nama ini, digerakkan dengan tenaga listrik dari dua baterei yang tersimpan di dalam bodi robot. Dua baterei ini memiliki kekuatan 36 volt yang berfungsi untuk penggerak, dan 12 volt untuk sistem kontrolnya. Gunawan mengaku, kondisi robot ini belum sepenuhnya sempurna karena baru selesai proses perakitannya, kemungkinan masih sekitar 70-80% dari kondisi ideal yang diinginkan.